Peserta LPS Call for Research 2026 Tembus 700 Orang, Minat Riset Meningkat
LPS Call for Research 2026 diikuti lebih dari 700 peserta dengan 35 finalis terpilih. Simak daftar pemenang dari berbagai kategori penelitian.
Suasana pasar di Kabupaten Magelang - Harian Jogja/ Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang memiliki tiga sektor unggulan penggerak ekonomi. Tiga sektor itu menjadi satu mata rantai yang saling menggerakkan sehingga ekonomi di wilayah ini tetap tumbuh di masa pandemi Covid-19.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso menyebutkan tiga sektor unggulan tersebut meliputi pertanian, pariwisata dan UMKM (usaha kecil, mikro dan menengah).
"Tiga sektor unggulan itu satu rantai. Teman-teman milenial bisa meng-create sedemikian rupa sehingga menumbuhkan kafe atau tempat nongkrong yang bisa menumbuhkan pariwisata juga. Walaupun pangsanya lokal, tapi itu uang yang berputar di masyarakat," katanya, baru-baru ini.
Ia mengatakan pelaku di tiga sektor tersebut aktif berinovasi sehingga bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman. Adapun Pemerintah Daerah memfasilitasi dengan berbagai hal, misalnya membantu sarana produksi dan membuat jejaring bersama komunitas usaha.
Direktur PT Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang, Rohmad Widodo mengungkapkan instansinya juga bergerak di tiga sektor tersebut. Pertumbuhan dana murah tabungan di bank tersebut porsinya lebih besar yakni 70% dan tabungan mahal 30%.
"Kami menyadarkan masyarakat Magelang bahwa perputaran uang orang menabung di bank lokal itu, di Bank Bapas 69, maka penyalurannya akan ke masyarakat Magelang lagi. Simpul-simpul usaha akan bergerak dan perekonomian masyarakat akan terangkat," katanya.
Wakil Ketua Umum I DPD Iwapi Jawa Tengah, Sasmiati Satya W mengatakan di masa pandemi Covid-19 yang banyak pembatasan, pelaku usaha lebih banyak bertahan. Namun, kini mulai terlihat perkembangan dan peningkatan usaha.
"Berbagai upaya dilakukan [oleh pelaku usaha]. Itu uniknya dunia usaha. Ibu-ibu bergerak lebih dari yang mereka pikirkan. Ketika orang bingung cari masker, ibu-ibu bikin masker. Jadi kreatif. Teman-teman yang bergerak di wirausaha tidak hanya menunggu tetapi juga bergerak maju, semangat berinovasi meningkatkan usaha," katanya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS Call for Research 2026 diikuti lebih dari 700 peserta dengan 35 finalis terpilih. Simak daftar pemenang dari berbagai kategori penelitian.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Pemerintah mencatat setoran Rp57,1 triliun dari Satgas PKH selama 2025–2026, termasuk pajak dan PNBP hasil penertiban kawasan hutan.
UMKM Jogja didorong memanfaatkan AI untuk promosi dan pemasaran digital. Pelaku usaha juga diingatkan menjaga data serta mewaspadai penipuan.