Sapi Jumbo 1,2 Ton Asal Boyolali Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Omicron/ucla.org
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejauh ini, pilek, sakit kepala, kelelahan, bersin dan sakit tenggorokan menjadi gejala umum Omicron. Tetapi baru-baru ini penelitian terbaru dari Studi Gejala Covid mengungkapkan dua gejala yang muncul dari infeksi Omicron.
Dipimpin oleh profesor Tim Spector dari King\'s College London, analisis kontribusi yang dikemukakan oleh individu yang terinfeksi menunjukkan bahwa hilangnya nafsu makan dan kabut otak muncul sebagai gejala umum dari varian Omicron.
Melansir Express, Selasa (21/12/2021), para peneliti mencatat bahwa sementara kasus Omicron mengalami peningkatan, proporsi rawat inap dan kematian tampaknya menurun.
Data pemerintah Inggris menunjukkan, sementara jumlah orang yang dites positif meningkat dengan cepat, jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit meningkat, namun dengan kecepatan yang jauh lebih lambat.
Adapun jumlah kematian dalam 28 hari terakhir setelah dinyatakan positif Covid mengalami penurunan lebih dari lima persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Meskipun demikian, para peneliti memberi peringatan bahwa sering ada penundaan antara tertular Covid dan dirawat di rumah sakit dengan komplikasi, sehingga ini mungkin akan berubah dalam beberapa minggu mendatang.
Infeksi Omicron juga diperkirakan meninggalkan satu dari 50 orang dengan gejala jangka panjang yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.
Di lain sisi, para peneliti dari Imperial College London mencatat bahwa Omicron sebagian besar menghindari kekebalan dari infeksi sebelumnya atau dua dosis vaksin.
Sabine van Elsland dari Imperial College London berhipotesis bahwa infeksi ulang dengan varian Omicron adalah 5,4 kali lebih besar daripada varian Delta.
"Ini menyiratkan bahwa perlindungan terhadap infeksi ulang oleh Omicron yang diberikan oleh infeksi sebelumnya mungkin rendah, yaitu 19 persen," jelasnya.
Penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan risiko infeksi simtomatik dengan Omicron dibandingkan dengan varian Delta. Studi ini mencakup orang-orang yang diidentifikasi memiliki infeksi Omicron karena kegagalan target gen S.
Profesor Neil Ferguson salah satu penulis laporan mengatakan, tingkat penghindaran kekebalan ini berarti, Omicron menimbulkan ancaman besar bagi kesehatan masyarakat.
Oleh karena itu, bagi siapa pun yang memiliki gejala-gejala Covid, segeralah melakukan tes dan mengisolasi diri apabila di tes positif Covid, untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar dari ancaman virus corona yang belum selesai ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.