Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Bregada beraksi di depan tamu undangan dalam acara launching Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro di Hotel Grand Inna Malioboro, Selasa (9/11/2021)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Daerah DIY melaunching Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro.
Menurut Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Kridho Mardowo Kraton Jogja, KPH Notonegoro, persiapan anggota Bregada untuk bisa menampilkan atraksi sudah cukup panjang. Berbagai persiapan mulai dari keterampilan musik, gerakan, sampai pakaian diperhatikan dengan detail.
Saat ini persaingan antar negara bukan dengan militer atau politik, namun lebih besar melalui budaya. Korea Selatan salah satu contoh negara yang cukup berhasil menyebarkan budayanya ke seluruh negara di dunia. Namun apabila melihat ke belakang, investasi Pemerintah Korea Selatan dalam mengembangkan budayanya juga tidak sedikit.
Sehingga KPH Notonegoro mengapresiasi Dinas Pariwisata DIY dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang telah mendukung launching Atraksi Bregada ini. “Perlu keberanian untuk memogramkan serta menganggarkan inovasi seperti ini. Saya harap ke depannya akan lebih banyak lagi investasi budaya seperti ini,” kata KPH Notonegoro di Hotel Grand Inna Malioboro, Selasa (9/11/2021). “Investasi budaya seperti ini di Indonesia masih cukup jarang.”
Dari sisi sejarahnya, Bregada Jogja memiliki riwayat yang panjang. Pasukan yang dahulu berjuang bersama Pangeran Mangkubumi dalam melawan penjajah, berhasil mendesak pemerintah kolonial memberikan wilayah yang saat ini menjadi Jogja. Para prajurit ini tetap setia dan menjadi abdi di Kraton Jogja.
Baca juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp55,3 Miliar dari Anas Urbaningrum kepada Pemkot Jogja
“Sampai saat ini prajurit berhasil mempertahankan perjuangannya, saat ini dalam bentuk Bregada rakyat yang hampir ada di setiap desa di Jogja,” kata KPH Notonegoro.
Hadir dalam launching Bregada, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa mengatakan saat ini pemerintah mendorong atraksi lokal semakin dikembangkan. Salah dua prioritasnya adalah Jogja dan Solo melalui Bregadanya.
Atraksi berbasis budaya lokal ini nantinya bisa menjadi ciri khas suatu wilayah. “Proses pengembangan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Selain bisa mengangkat budaya lokal dan menjadi daya tarik wisata, pengembangan atraksi lokal ini menjadi ajang saling menghargai budaya antar wilayah,” kata Rizki.
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan DIY, Tri Saktiana berharap launching Bregada ini sedikit demi sedikit bisa menumbuhkan kembali perekonomian masyarakat. Saktiana mengibaratkan perekonomian di Jogja sebagai pesawat terbang. Di setiap sisinya terdapat berbagai mesin yang menggerakan pesawat dan menjaga keseimbangannya.
“Mesin-mesin ini bernama pariwisata, pendidikan, serta ekonomi kreatif. Mesin-mesin ini sempat terganggu karena pandemi Covid-19,” katanya. “Semoga dengan kerja bersama berbagai pihak ini, perekonomian bisa segera bangkit.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Elon Musk sebut Neuralink "teknologi level Yesus". Klaim ambisius ini tuai kritik pakar karena kurangnya bukti ilmiah. Simak fakta selengkapnya di sini.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.