Kemenpar Rilis Data Pariwisata 2025 di 10 Destinasi, Ini Daftarnya
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
Batuan luar angkasa asteroid
Harianjogja.com, JAKARTA - Asteroid dengan periode orbit tercepat ditemukan dan diberi nama 2021 PH27.
Nama ini, diambil sesuai dengan tanggal penemuan asteroid pertama kali pada 13 Agustus 2021 (huruf P menunjukkan asteroid ditemukan antara tanggal 1-15 Agustus dan merupakan observasi ke-708 (berasal dari (27 + 1) x 25 + 8) di dalam rentang tersebut; dengan 27 adalah kelipatan 25 yang ke-27 (dihitung dari nol), H adalah huruf ke-8 dari 25 alfabet yang digunakan).
Andi Pangerang, peneliti LAPAN menuturkan asteroid ini ditemukan oleh astronom yang bekerja di Carnegie Institution for Science (CIS) menggunakan instrumen Dark Energy Camera (DEC), sebuah instrumen multiguna yang dapat menangkap citra objek di alam semesta dengan berbagai macam frekuensi di antaranya: ultraungu dekat, cahaya tampak, dan inframerah dekat. Melalui instrumen ini, pengukuran terhadap laju pengembangan alam semesta dapat dilakukan. Instrumen ini terpasang pada Teleskop 4-Meter Victor M. Blanco yang berada di Cerro Tololo Inter-American Observatory, Chile.
Berdasarkan data dari JPL Small-Body Database Browser (SBDB) NASA, asteroid 2021 PH27 mengorbit Matahari selama 114,48 hari; lebih kecil dibandingkan objek manapun yang mengorbit Matahari di tata surya kita, tetapi masih lebih besar dibandingkan dengan Merkurius yang mengorbit Matahari selama 88 hari (atau dalam 1 tahun Bumi, Merkurius mengorbit Matahari sebanyak empat kali). Keunikan asteroid ini adalah selain periodenya yang cukup cepat, orbitnya juga lebih lonjong dibandingkan dengan Merkurius.
Jika kelonjongan orbit Merkurius sebesar 0,21; kelonjongan orbit 2021 PH27 sebesar 0,71 atau hampir 3,5 kali lebih lonjong dibandingkan dengan orbit Merkurius.
Asteroid ini termasuk dalam keluarga asteroid Atira, yakni asteroid yang orbitnya berada di dalam orbit Bumi. Sehingga, keluarga asteroid Atira juga disebut sebagai Objek Dalam Orbit Bumi (Interior Earth Object). Hal ini dikarenakan jarak aphelion (titik terjauh objek terhadap Matahari) asteroid lebih kecil dibandingkan dengan jarak aphelion Bumi (0,983 sa atau 147,1 juta km). Asteroid 2021 PH27 memiliki jarak aphelion sebesar 117.983.472 km, sedangkan jarak perihelion (titik terdekat objek terhadap Matahari) sebesar 20.067.388 km.
Asteroid 2021 PH27 mengorbit Matahari dengan kemiringan orbit sebesar 31,66 derajat terhadap ekliptika. Asteroid ini akan mencapai perihelion pada 7 Oktober mendatang. Masih dari data JPL SBDB NASA, Asteroid ini akan mendekati Venus pada 17 Maret dan 26 Oktober 2022, 7 Juni 2023 serta 18 Januari 2024. Asteroid ini baru akan melintas dekat Bumi dengan aman pada 20 Mei 2024, 8 Mei 2025, 28 April 2026 dan 1 Mei 2031; dengan jarak terdekatnya 37.242.414 km dari Bumi.
Asteroid ini diperkirakan berukuran 1 km, diperoleh dari magnitudo atau skala kecerlangan mutlaknya sebesar 17,73 dan memantulkan kembali cahaya Matahari 15 persen dari cahaya yang diterima asteroid.
Meskipun berukuran 1 km, asteroid 2021 PH27 tidak termasuk ke dalam kelompok Objek Berpotensi Berbahaya (Potential Hazardous Object, PHO) dikarenakan jarak perpotongan orbit minimum (Minimum Orbit Intersection Distance, MOID) jika diukur dari Bumi sebesar 0,227 sa (34 juta km); lebih besar dibandingkan dengan MOID Bumi minimum untuk PHO sebesar 0,05 sa (7,5 juta km). Demikian penjelasan mengenai asteroid berperiode tercepat di tata surya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi Sobat Antariksa semua. Tetap sehat dan tetap semangat, Salam Antariksa!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga petir di sejumlah kota Indonesia pada 13 Oktober 2026. Wilayah DIY berawan dengan suhu Jogja mencapai 35 derajat Celsius.
Coventry City menang 4-1 atas Newcastle United di Liga Inggris 2026/2027. Hasil ini membawa tim Frank Lampard keluar dari zona degradasi.
DPRD Bantul dan Satpol PP mengedukasi pelajar SMPN 3 Pajangan tentang bahaya miras dan narkoba serta mendorong siswa berani melaporkan peredarannya.
Makeup saat olahraga tetap bisa digunakan, tetapi pemilihan foundation, sunscreen, dan produk sesuai jenis kulit penting untuk mengurangi risiko masalah kulit.
Pemerintah belum menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. Menko Polkam Dudung Abdurachman menyebut penanganan masih mampu dilakukan.