29 Bangunan di Kawasan Puncak Disegel Buntut Banjir Jabodetabek
Kementerian Kehutanan telah menyegel 29 bangunan ilegal berupa vila dan taman wisata yang berada di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi Kabupaten Bog
Ilustrasi foto udara komplek perumahan di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Jumat (11/6/2021). Bisnis/Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA – Konsumen menganggap tingkat suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) saat ini berada pada level yang tinggi, sehingga menjadi hambatan dalam pembelian rumah melalui pinjaman perbankan.
Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan bahwa Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021 mencatat 60 persen responden menganggap suku bunga KPR saat ini berada pada level yang tinggi, dan bahkan sangat tinggi.
Angka ini naik tipis dari semester sebelumnya dengan 59 persen responden menganggap suku bunga KPR saat ini berada pada level yang tinggi.
“Masih tingginya tingkat suku bunga KPR juga mengakibatkan tingginya besaran angsuran yang harus dibayar tiap bulan, sehingga menjadi hambatan ketika ingin mengambil KPR," ujarnya dalam laporan, Rabu (1/9/2021).
Hal itu membuat mayoritas masyarakat mengharapkan pemerintah mengeluarkan kebijakan dan tindakan agar bisa menurunkan suku bunga KPR.
Dia menuturkan, pemerintah sebenarnya telah merespon harapan masyarakat tersebut melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18–19 Agustus 2021 lalu yang memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%.
Selain itu, BI telah juga memutuskan untuk melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) kredit atau pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen untuk semua jenis properti.
“Stimulus terakhir adalah perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai [PPN] atas pembelian rumah tapak dan rumah susun,” ucapnya.
Menurut Marine, laporan itu juga mencatat jumlah pencari rumah yang mengaku melakukan penundaan transaksi properti mengalami penurunan dari sebelumnya 52 persen kini menjadi 41 persen.
Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2021 juga merekam masyarakat kini mempertimbangkan lebih sedikit faktor ketika mengambil pinjaman rumah, tetapi besaran angsuran, jangka waktu pinjaman, dan tingkat suku bunga KPR masih jadi pertimbangan utama.
Dia pun menyarankan calon pembeli rumah dan keluarga muda untuk mempelajari dulu proses pembelian rumah, membandingkan suku bunga, dan mengetahui pilihan pembiayaan, serta mempersiapkan keuangan pribadi agar lebih siap secara finansial ketika akhirnya membuat keputusan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kementerian Kehutanan telah menyegel 29 bangunan ilegal berupa vila dan taman wisata yang berada di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi Kabupaten Bog
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.