Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Kabuapten Magelang, Rohmad Widodo (kiri) menyerahkan paket sembako pada masyarakat sekitar, Rabu (25/8/2021). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG – Memperingati hari ulang tahun ke-52, PT BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan menyalurkan bantuan pada warga tidak mampu. Bakti sosial ini berupa pembagian paket sembako untuk masyarakat miskisn sekitar dan bantuan total beras untuk pondok pesantren dan panti asuhan.
Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Kabuapten Magelang, Rohmad Widodo menjelaskan ulang tahun ke-52 ini special karena lembaga keuangan tersebut baru saja mengalami perubahan badan hukum Bank Bapas 69 dari PD menjadi PT. “Ini ulang tahun dan tasyakuran, karena badan hukum sudah menjadi PT,” katanya, di sela kegiatan, Rabu (25/8/2021).
Pada kegiatan donor darah pendaftarnya mencapai 57 orang. Adapun kegiatan bakti sosial, dibagikan paket sebanyak 500 bungkus berisi sembako. Selain itu, ada kunjungan ke 50 panti asuhan dengan memberikan bantuan beras sebanyak lima ton. Total beras yang disalurkan sebanyak 7,5 ton beras.
Baca juga: Upah Minimum 2022 Mulai Disusun, Ini Variabelnya
Ia mengatakan di masa PPKM sekarang ini, bantuan berupa sembako sangat dibutuhkan masyarakat. Bantuan diberikan pada warga sekitar kantor Bank Bapas 69 pusat, 4 kantor cabang dan 21 kantor kas yang tersebar di 21 kecamatan.
Lebih lanjut, Rohmad menjelaskan Bank Bapas 69 juga mengadakan UMKM Award, yakni penghargaan untuk UMKM di Kabupaten Magelang. "Pendaftarnya per hari kemarin [24/8/2021] sudah ada 64 UMKM, tapi hari ini sudah ada lagi yang mendaftar sebanyak 19 UMKM. Mungkin akan mencapai seratus UMKM yang akan ikut dalam ajang UMKM Award ini," katanya.
Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Pendidikan Islam Al Huda Nepak Bulurejo, KH Usman Ali Salman mengapresiasi bantuan berupa beras yang telah diberikan oleh Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang.
"Jumlah santri kami 1.250. Selain pondok, di sini ada SMP kemudian Aliyah. Tentunya kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan dari Bank Bapas ini, semoga bantuan ini bisa membawa manfaat bagi para santri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.