Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Mahasiswa melakukan penelitan di laboratorium/Foto DEXA
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menyalurkan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan besaran batas maksimal Rp2,4 juta untuk setiap mahasiswa. Ini syarat dan cara mendapatkannya!
Total bantuan UKT yang disiapkan Rp745 miliar bagi mahasiswa terdampak Covid-19 pada semester ganjil 2021/2022. Bantuan UKT akan diberikan sesuai besarannya dengan batas maksimal Rp2,4 juta. Jika nominal yang perlu dibayar lebih dari batas maksimal maka selisihnya menjadi kebijakan sesuai Perguruan Tinggi dengan menyesuaikan kondisi mahasiswa.
BACA JUGA: Lesti Kejora-Rizky Billar Resmi Jadi Suami Istri
"Bantuan UKT ditujukan kepada mahasiswa yang aktif kuliah, bukan penerima KIP Kuliah/Bidikmisi, serta kondisi memerlukan bantuan pada semester ganjil 2021 ini," ujar Mendikbudristek Nadiem Anwar Nakarim dikutip dari situs indonesia.go.id, Kamis (19/08/21).
Berikut syarat yang perlu dipenuhi bagi mahasiswa calon penerima bantuan UKT Rp2,4 juta:
1. Bantuan hanya bisa diterima mahasiswa yang masih aktif berkuliah
2. Mahasiswa bukan penerima beasiswa bidikmisi atau bantuan lain dari pemerintah
3. Kondisi keuangan mahasiswa sangat membutuhkan bantuan UKT pada semester ganjil 2021
Jika ketiga syarat diatas telah dipenuhi, mahasiswa dapat segera melakukan tiga tahap berikut ini:
1. Mahasiswa mengajukan diri atau daftar langsung ke pimpinan tertinggi di Universitas
2. Nantinya, pimpinan tertinggi tersebut atau pihak kampus yang mewakili akan mengajukan daftar penerima bantuan UKT ke Kemendikbudristek
3. Bila mahasiswa terdaftar dinyatakan berhak, biaya bantuan akan disalurkan langsung oleh Kemendikbudristek kepada universitas.
Anggaran bantuan UKT untuk semester ganjil periode 2021-2022 ini mencapai total Rp2 triliun, yang dibagi ke sekitar 419.605 mahasiswa PTN dan PTS yang terdampak pandemi Covid-19.
Tak berbeda dengan PTN/PTS, mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) juga akan mendapatkan bantuan UKT di bawah Kementrian Agama (Kemenag) dengan kembali menetapkan kebijakan keringanan UKT.
Mahasiswa dapat mengakses https://www.kemdikbud.lapor.go.id/ untuk pelaporan penyimpangan bantuan UKT yang dilakukan Perguruan Tinggi. Selain bantuan UKT, subsidi kuota internet pun akan dilanjutkan kembali mulai September-November 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG prakirakan cuaca DIY Rabu 15 Juli 2026: berawan merata di 5 kabupaten/kota. Suhu 20-31°C, kelembapan 47-96%. Waspada perubahan cuaca mendadak.
Menkeu Purbaya menyebut APBN 2025 berjalan efisien dan meraih WTP ke-10, didukung pertumbuhan ekonomi 5,11 persen.
BPS Kota Jogja mencatat Sensus Ekonomi 2026 mencapai 46%. Responden kini dapat mengisi data mandiri melalui layanan CAPI.
PDAM Sleman menyiapkan cadangan air hingga ratusan liter per detik untuk mengantisipasi kemarau. Wilayah rawan kekeringan kini makin terkendali.