Ikasi DIY Kirim 15 Atlet Pelajar ke Banyuwangi Open Championship
Ikasi DIY menutup 2025 dengan mengirimkan 15 atlet pelajar terbaiknya untuk berkompetisi di Banyuwangi Open Championship Tingkat Pelajar se-Jawa Bali 2025.
Biennale Jogja XVI Equator #6
Harianjogja.com, JOGJA—Sekitar tiga bulan ke depan, Biennale Jogja 2021 akan digelar di Taman Budaya Yogyakarta, Jogja National Museum serta Museum dan Tanah Liat, tepatnya pada 6 Oktober sampai 14 November 2021.
Menandai hal itu, panitia Biennale Jogja XVI Equator #6 telah mengumumkan sedikitnya 31 seniman penting yang akan tampil di agenda pameran utama bertajuk Roots <> Routes.
Seniman yang bermukim di Jayapura, Papua, Vembri Waluyas, akan hadir bersama 30 nama lainnya. Vembri diketahui merupakan seniman yang mengenyam bangku kuliah di Jogja sebelum hijrah ke Papua.
Vembri dikenal sebagai fotografer dokumenter maupun jurnalistik serta penutur visual dengan mengangkat kondisi sosial di Papua. Karyanya antara lain Keluarga Penambang Emas di Papua yang tayang di The Guardian pada 2017 serta Fragmen Papua yang tayang di worldpressphoto pada 2019.
Selain Vembri, antara lain ada Arief Budiman (Indonesia/Jogja), Edith Amituanai (Samoa/Auckland), Ersal Umammit (Indonesia/Ambon), Eunike Nugroho (Indonesia/Jogja) serta Indonesia Art Movement dari Jayapura.
Biennale Jogja merupakan biennale internasional yang diselenggarakan Pemda DIY dan diorganisasi Yayasan Biennale Yogyakarta (YBY). Pertama kali diadakan pada 1988, tahun ini adalah penyelenggaraan ke-16.
Mulai 2011, YBY meluncurkan proyek Biennale Jogja Seri Khatulistiwa yang berfokus pada kawasan khatulistiwa. Yayasan Biennale Yogyakarta mengasumsikan ekuator sebagai perspektif baru yang sekaligus juga membuka diri untuk melakukan konfrontasi atas kemapanan ataupun konvensi atas acar sejenis.
Biennale Jogja XVI merupakan bagian keenam dari Seri Equator yang akan melihat hubungan Indonesia dengan negara-negara di Oseania sebagai rekanan untuk menafsir persoalan yang sama.
Sebagai kurator utama dalam acara tahun ini ada Elia Nurvista dan Ayos Purwoaji. Pameran utama BJ XVI Equator #6 dengan judul Roots <> Routes akan banyak mengangkat persoalan mengenai pertautan antara Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan kawasan Oseania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ikasi DIY menutup 2025 dengan mengirimkan 15 atlet pelajar terbaiknya untuk berkompetisi di Banyuwangi Open Championship Tingkat Pelajar se-Jawa Bali 2025.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.