Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Pecahan keramik asal Tiongkok peninggalan masa dinasti Qing yang ditemukan tim arkeolog dari Balai Arkeologi Maluku di situs Gua Batu Han, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku pada 2019./Balai Arkeologi Maluku
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim arkeolog dari Balai Arkeologi Maluku menemukan pecahan keramik Tiongkok masa Dinasti Qing di Situs Gua Batu Han, Desa Somlain, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.
"Selama penelitian kami menemukan sejumlah pecahan keramik, tetapi hanya dua yang diambil sebagai sampel untuk dianalisis lebih lanjut, salah satu sampel berasal dari Tiongkok pada masa Dinasti Qing," kata Arkeolog Lucas Wattimena di Ambon, Selasa (29/6/2021).
Menurut dia, tim yang dipimpinnya tak sengaja menemukan pecahan keramik asal Tiongkok saat melakukan survei pengumpulan data kepurbakalaan di Kabupaten Maluku Tenggara pada 2019, tergeletak di permukaan lantai situs Gua Batu Han.
Berbentuk seperti wadah yang menyerupai piring, pecahan keramik tersebut berwarna putih dengan motif gambar hias berbentuk bunga dalam warna hitam. Setelah dianalisis, pecahan keramik itu diketahui berasal dari daratan Tiongkok dan diproduksi pada masa Dinasti Qing, sekitar abad 19-20 Masehi.
Penemuan pecahan keramik Tiongkok diduga ada hubungannya dengan transaksi perdagangan, tetapi belum diketahui alasan benda kuno asing tersebut bisa berada di dalam Gua Batu Han yang merupakan situs penguburan masa lalu.
"Pecahan keramik Tiongkok ditemukan tergeletak di permukaan lantai Gua Batu Han bersama dengan sejumlah pecahan keramik dan gerabah lainnya," ucap Lucas.
Gua Batu Han terletak sekitar 50 meter dari Desa Somlain, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, dan dikenal sebagai situs penguburan masyarakat pada masa lalu.
Batu Han dalam istilah setempat artinya ujung batu. Berada dalam gugusan tebing yang membentang sepanjang garis pantai bagian barat, gua tersebut menghadap ke sebelah barat dengan ketinggian kurang lebih 10 meter dari dasar tebing.
Selain keramik Tiongkok, sejumlah pecahan keramik lain dan wadah tembikar juga ditemukan di sana, salah satunya adalah mangkuk produksi perusahaan Belanda, Petrus Regout Maastricht sekitar abad 19-20 Masehi.
"Mungkin karena gua itu merupakan situs penguburan, tulang-belulang manusia juga ada di sana," kata Lucas Wattimena.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.