Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Antara
Bisnis.com, JAKARTA - Belakangan ini, vaksin AstraZeneca sedang menjadi sorotan publik lantaran efek sampingnya dapat menyebabkan pembekuan darah.
Laporan pembekuan darah setelah melakukan vaksin AstraZeneca pertama kali muncul pada Maret 202. Pembekuan darah ini disebut Vaccine-Induced Thrombotic Thrombocytopenia (VITT) atau trombosis dengan sindrom trombositopenia disebut juga (TTS).
Mengenal trombosis dengan sindrom trombositopenia TTS
Vaksin AstraZeneca dapat mengaktifkan trombosit yang memiliki peran penting untuk membentuk gumpalan darah yang mencegah pendarahan.
Setelah vaksin AstraZeneca masuk ke dalam tubuh, trombosit teraktivasi dan melepaskan protein yang disebut platelet factor 4 (PF4). Peningkatan PF4 ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk mengaktifkan trombosit sehingga membuat sel-sel tersebut saling menempel.
Hal itulah yang menyebabkan terjadinya pembekuan darah (trombosis) dan jumlah trombosit yang rendah (trombositopenia).
Pembekuan darah akibat efek vaksin AstraZeneca ini berbeda dengan pembekuan darah yang pada umumnya terjadi. Ciri utama dari TTS adalah terjadinya gumpalan darah dengan jumlah trombosit yang berkurang.
Dalam kasus TTS tampak dari respons imun yang tidak teratur. Artinya, bahwa orang dengan riwayat serangan jantung, stroke, trombosis vena dalam, emboli paru atau pengencer darah biasa tidak berisiko tinggi terkena penyakit ini.
Gejala Terjadinya Penggumpalan Darah
Anda bisa mengidentifikasi terjadinya pembekuan darah dengan gejala ini:
- Sakit kepala terus-menerus
- Penglihatan kabur
- Sesak nafas
- Sakit perut, punggung atau dada yang parah
- Bengkak, kemerahan, nyeri di kaki.
- Pendarahan atau memar yang tidak wajar.
Jika Anda mengalami gejala-gejala di bawah tersebut terjadi dalam kurun 4 hingga 30 hari setelah vaksinasi artinya Anda perlu pergi ke dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.
Pernikahan di Ngaglik cenderung menurun. Pendidikan dan kesiapan ekonomi menjadi pertimbangan calon pengantin sebelum menikah.
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.