Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang MH Habib Shaleh (kiri). /Ist-dok Bawaslu Kabupaten Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG- Bawaslu Kabupaten Magelang menjadi salah satu lembaga yang ditunjuk Bawaslu RI untuk melaksanakan program Sekolah Kader Pengawas Paritisipatif (SKPP). SKPP tahun 2021 ini akan dipusatkan di 100 titik di seluruh Indonesia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang MH Habib Shaleh mendorong generasi muda Kabupaten Magelang yang memenuhi syarat agar berpartisipasi menjadi peserta SKPP. "Mereka akan berkesempatan belajar demokrasi dan kepemiluan dari para tokoh dan ahli kepemiluan," kata Habib, Rabu (26/5/2021).
Pendaftaran SKPP 2021 sudah dibuka secara online pada 24 Mei dan akan ditutup pada 28 Mei 2021. Sekolah ini bertujuan membumikan nilai Pengawasan di seluruh Tanah Air termasuk Kabupaten Magelang.
Baca juga: PKS Temui Pengurus Muhammadiyah Kota Jogja, Ini yang Dibahas...
Habib mengungkapkan animo anak muda Magelang sangat tinggi. Banyak yang datang langsung ke kantor Bawaslu maupun konfirmasi lewat media sosial untuk mengetahui syarat dan ketentuan SKPP tahun 2021.
"Data sementara sudah 32 pendaftar. Data ini terus bergerak. Kita berharap semakin banyak anak muda memanfaatkan kesempatan sekolah pengawasan," kata dia.
Program SKPP ini akan dilaksanakan pada bulan Juni hingga Oktober 2021 dengan sejumlah syarat dan ketentuan, antara lain usia minimal 20 tahun dan maksimal 30 tahun, pendidikan minimal SMA dan sederajat, diutamakan yang punya pengalaman sebagai pengurus organisasi atau komunitas, tidak pernah jadi anggota partai politik, dan belum pernah mengikuti SKPP di luar jaringan.
Baca juga: Hari Raya Waisak di Tengah Pandemi Covid-19, Jokowi: Akan Ada Cahaya Terang setelah Kegelapan
Syarat lainnya bisa dilihat dengan mengunjungi http://skpp.bawaslu.go.id/registrasi/. Atau juga bisa mendapatkan Informasi melalui nomor WhatsApp 08111866692. Program ini nantinya juga akan di pandu oleh sejumlah ahli Kepemiluan dan Bawaslu dari seluruh Indonesia.
Di tingkat nasional, SKPP kali ini akan diselenggarakan di 304 Kabupaten/Kota se-Indonesia mulai bulan Juni hingga Oktober mendatang. Kegiatan akan dibagi dalam tiga tahap yakni dimulai dari tingkat Dasar, Menengah dan Lanjut. Tingkat Dasar diselenggarakan di Bawaslu kabupaten / kota, tingkat lanjut di Bawaslu Provinsi sementara tingkat Lanjut oleh Bawaslu RI.
Di Jawa Tengah, sebanyak 18 kabupaten/kota yang menjadi tempat penyelenggara SKPP. Ke-18 kabupaten / kota tersebut adalah Kota Surakarta, Demak, Batang, Jepara, Cilacap, Kendal, Sragen, Pati, Blora, Banyumas, Brebes, Magelang Kabupaten, Wonosobo, Purworejo, Kota Semarang, Kudus, Klaten dan Rembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.