Survei Segara Research: 73,8% Ojol Gabung karena Tak Dapat Kerja Formal
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SOLO - Capaian vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lanjut usia di Kota Solo hingga saat ini masih belum memenuhi target. Alasannya karena sebagian warga enggan harus mendaftar ke kelurahan.
"Saya sudah berkeliling ke beberapa puskesmas, vaksinasi lansia kok lambat. Di Solo capaian petugas publik malah lebih tinggi dibandingkan kelompok lansia," kata Kepala DKK Surakarta Siti Wahyuningsih di Solo, Jateng, Rabu (28/4/2021).
Menurut dia, sebagian lansia tersebut beralasan jika harus mendaftar ke kelurahan jaraknya jauh dari rumah. Padahal, menurut dia jarak kantor kelurahan dengan tempat tinggal penduduk tidak terlalu jauh.
Ia mengatakan dalam satu minggu terakhir jumlah lansia di Kota Solo yang sudah mengikuti vaksinasi hanya sekitar 2.000 orang. Bahkan, pada periode yang sama untuk jumlah pendaftar dari kelompok lansia hanya sekitar 700 orang.
Jika sesuai dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk jumlah lansia di Kota Solo sebanyak 74.000 orang. Dari total tersebut ditargetkan yang memperoleh vaksin Covid-19 sebanyak 49.000 orang.
Baca juga: Obat Covid-19 dari Pfizer Mulai Dijual Akhir 2021
"Namun sampai saat ini baru terealisasi sebanyak 38.000 orang, artinya masih kurang 11.000 orang. Mestinya kan 80 persen dari populasi, seharusnya saya bisa menyentuh 60.000 orang," katanya.
Ia mengatakan jika dibandingkan dengan capaian vaksinasi untuk petugas publik, untuk kelompok lansia ini lebih rendah karena belum mencapai 100 persen.
Berdasarkan data, dikatakannya, untuk capaian vaksin kelompok petugas publik termasuk di dalamnya pedagang pasar sudah 122 persen.
Terkait hal tersebut, pihaknya sudah menugaskan Puskesmas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya lansia.
"Puskesmas sudah siaran keliling secara masif bahwa untuk bisa memperoleh vaksinasi agar daftar ke kelurahan. Bahkan kemarin Ketua RT/RW yang mengikuti vaksin sudah saya minta membawa daftar siapa saja warganya yang lansia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Kapolri Suyudi Ario Seto melantik dan memimpin sertijab 27 perwira tinggi Polri untuk jabatan utama Mabes Polri dan Kapolda.
DPRD Gunungkidul segera membahas tiga Raperda baru tentang rokok, pariwisata, dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menhub Dudy Purwagandhi menyiapkan aturan keselamatan transportasi, termasuk asesmen direksi dan komisaris operator transportasi publik.
Pasangan muda di Mlati makin mempertimbangkan pendidikan, karier dan ekonomi sebelum menikah. Usia pendaftar terbanyak sekitar 25 tahun.
Sebanyak 25 daerah di Jatim mengajukan bantuan air bersih akibat kekeringan. Khofifah menyiapkan OMC, pipanisasi dan sumur bor.