Persijap Jepara Tertinggal dari Borneo FC, Varanda Cetak Gol Cepat
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama. Rodrigo Varanda mencetak gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul resmi menghentikan Layanan Konsultasi Pembelajaran (LKP) dan Guru Kunjung Siswa (GKS).
Penghentian dua program terobosan dari Disdikpora Bantul ini dilakukan setelah Pemda DIY dan Pemkab Bantul memperpanjang Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM).
“Mulai hari ini, 9 Februari sampai 22 Februari, dua program terobosan ini kami hentikan. Anak-anak tetap belajar secara jarak jauh secara daring,” kata Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko, Selasa (9/2/2021).
BACA JUGA : Dinkes Bantul Berharap PTKM Diperpanjang
Meski menghentikan kegiatan LKP dan GKS, Isdarmoko memastikan konsultasi dan kegiatan yang menyangkut layanan dalam memberikan kemudahan kepada siswa tetap bisa dilakukan dengan daring.
Di mana, guru tetap bisa membantu siswa yang mengalami kesulitan dengan berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp.
“Bisa juga pakai e-mail. Dengan adanya PTKM memang membuat inovasi kami berhenti. Tapi mau bagaimana lagi, karena ada instruksi dari Kemendagri sampai Bupati,” ungkap Isdarmoko.
Menurut Isdarmoko, selain membuat LKP dan GKS dihentikan, adanya PTKM juga telah membuat Disdikpora menghentikan rencana membuka pembelajaran tatap muka secara terbatas di beberapa sekolah yang sudah memiliki sarana dan prasarana protokol kesehatan (prokes) pada awal Februari lalu.
BACA JUGA : PTKM DIY Diperpanjang Lagi dengan Aturan Lebih Longgar
Namun, niat itu diurungkan setelah PTKM diperpanjang. Selain itu, Disdikpora sejatinya juga telah melakukan pemetaan sekolah-sekolah yang siap melakukan pembejalaran tatap muka dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Selain itu pihaknya juga sudah melakukan survei pada wali murid yang hampir 90 persen menginginkan pembelajaran tatap muka. “Tapi dengan adanya perpanjangan PTKM, mau tidak mau kami harus mematuhi,” ucapnya.
Wakil Kepala Sekolah SMP 3 Jetis, Bantul Budiono mengakui adanya perpanjangan PTKM telah membuat pihaknya menghentikan LKP dan GKS.
“Padahal, kemarin sudah sempat jalan. Dan banyak siswa yang memanfaatkan layanan ini. Karena ada aturan baru, maka kegiatan ini kami hentikan dan diganti secara daring,” katanya.
BACA JUGA : Perpanjangan PTKM Bikin Hotel dan Restoran di Bantul Mati
Budiono menambahkan, karena dilakukan secara daring, maka kesulitan yang dihadapi siswa terhadap pelajaran, tidak sepenuhnya terpecahkan. Bahkan, beberapa siswa justru mengalami kesulitan.
“Karena digelar secara daring, tidak sama seperti saat LKP dan GKS saat diterapkan. Tentunya banyak kendala dihadapi baik dari kami maupun siswa,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama. Rodrigo Varanda mencetak gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.
Waspadai pinjol ilegal dan spam. Simak 3 cara blokir nomor HP tak dikenal di Android, iPhone, dan GetContact. Lindungi saldo rekening Anda
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.