Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Kapolres Magelang, AKBP Ronald A Purba membagikan masker gratis di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Senin (8/2/2021). /Ist-dok Polres Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG— Polres Magelang melaksanakan pembagian masker gratis kepada masyarakat di sejumlah wilayah. Kegiatan dengan membagikan ratusan masker ini bertajuk ’Magelang Bermasker’.
Kapolres Magelang, AKBP Ronald A Purba mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
”Hal ini juga untuk mengingatkan masyarakat bahwa masker itu sangat penting, di tengah kondisi pandemi saat ini,” ungkapnya, saat acara pembagian masker gratis di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Senin (8/2/2021).
Baca juga: Keluar Masuk Kampung Maksimal Pukul 20.00 untuk Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Ketiga di DIY
Ronald menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan dengan membuka kios masker gratis. Kios ini membagikan masker kepada masyarakat baik pengguna jalan maupun wisatawan. Kios ini ditargetkan bisa membagikan 500 buah masker per harinya.
”Kegiatan ini tidak hanya satu hari tapi tiap hari akan disini hingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menggunakan masker,” jelas dia.
Lebih lanjut, Kapolres Magelang Ronald menyebut bahwa masker yang dibagikannya itu sudah sesuai standar yang ada. ”Masker ini tiga lapis. Masker ini stadar kesehatan dan bukan sekali pakai kemudian dibuang. Masker ini bisa dicuci dan dipakai lagi,” ujar dia.
Baca juga: Penulisan Sejarah Kalurahan di Gunungkidul Ditarget Selesai Tahun Depan
Sementara itu, dalam kegiatan itu, Polres Magelang menggunakan maskot tokoh pewayangan bernama Gatotkaca dengan mengenakan masker.
”Gatotkaca ini yang ksatria hebat saja menggunakan masker. Ya kita sebagai manusia biasa ya pakai masker. Filosofinya seperti itu,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.