Xi Jinping Bertemu Modi, Tegaskan China-India adalah Mitra
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Sebuah kalimat penyemangat tertulis di hazmat salah satu tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat ini adalah momentum untuk berduka cita atas banyaknya masyarakat yang telah gugur akibat Covid-19, dan juga momentum untuk bekerja sangat keras mengatasi pandemi virus SARS-CoV-2 itu.
Hal itu disampaikan Menkes Budi Gunadi usai rapat terbatas bersama Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Kemarin, kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai satu juta kasus tepatnya 1.012.350 kasus, setelah jumlah orang yang tertular Covid-19 bertambah 13.094 orang.
BACA JUGA : Tambah 11.788 Positif Hari Ini, Indonesia Nyaris 1 Juta Kasus
“Ada dua momen penting yang harus kita sadari, momen yang pertama adalah saat ini saatnya kita untuk berduka, karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan juga yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini,” ujarnya.
Tidak hanya tenaga kesehatan, ujar Budi, kini tingkat penularan Covid-19 sudah menjangkau lapisan sosial terdekat dari masing-masing individu.
“Ada rasa duka yang mendalam dari pemerintah, dari seluruh rakyat Indonesia atas angka ini,” ujar Budi.
Perkembangan kasus Covid-19 harus menjadi momentum untuk terciptanya rasa kesadaran di tengah-tengah masyarakat bahwa saat ini seluruh pihak harus bekerja keras mengatasi pandemi Covid-19.
Seluruh masyarakat Indonesia harus bekerja keras untuk mengurangi laju penularan Virus Corona.
“Kita juga harus sadar bahwa kita harus terus bekerja sangat keras, sehingga pengorbanan yang sudah dilakukan oleh rekan rekan kita terutama tenaga kesehatan itu tidak sia-sia,” ujarnya.
BACA JUGA : Kasus Covid-19 di Indonesia Nyaris 1 Juta
Menkes meminta masyarakat bersama semua pihak lainnya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
"Ini sangat susah dan tidak bisa dilakukan seorang diri, oleh pemerintah, tanpa bersama-sama rakyat, seluruh komponen bangsa membangun gerakan disiplin ini," tukas Budi.
"Kita harus memastikan, kita harus bekerja keras, mengingatkan diri kita sendiri, mengingatkan teman-teman kita, mengingatkan keluarga kita dan seluruh rakyat yang ada di lingkungan kita, agar kita disiplin protokol kesehatan,” tambahnya.
Di samping disiplin protokol kesehatan, Budi mengatakan, Kementerian Kesehatan akan bertanggung jawab untuk mengoptimalkan pengujian (testing), pelacakan (tracing), dan juga isolasi.
BACA JUGA : Covid-19 di DIY Nyaris Tembus 17.000 Kasus
"Kami di Kementerian Kesehatan akan bekerja keras, sangat keras, untuk memastikan bahwa program testing, program tracing atau pelacakan, dan program isolasi bisa kita lakukan dan eksekusi dengan baik,” ujar Mantan Wakil I Menteri BUMN ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.