Sempat Mangkir, AKBP Bambang Kayun Penuhi Panggilan KPK
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pengumuman gelombang ketiaga 75 pasangan calon yang diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020, Selasa (11/8/2020)./JIBI-Bisnis.com-Nancy Junita
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menyentil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat menjadi pembicara dalam pembukaan pameran daring Bung Karno dan Buku-Bukunya, Selasa (24/11/2020).
Megawati mengeluhkan banyak anak-anak Indonesia yang pintar namun tidak bisa sekolah. Dia pun mempertanyakan negara harus bagaimana menyikapi hal ini. Dalam acara tersebut juga hadir Nadiem Makarim sebagai pembicara.
"Pak Nadiem di desa-desa banyak anak pintar tapi enggak bisa sekolah ini negara harus bagaimana saya yang ngomong sama Presiden," kata Megawati.
Dia pun menjelaskan di Papua, Maluku, banyak anak-anak pintar namun tidak mendapatkan akses pendidikan.
"Di Papua di Maluku ada tapi enggak bisa sekolah ini mau diapakan gitu loh," ujarnya.
Megawati pun menyarankan agar mengumpulkan orang tua asuh agar anak-anak pintar tersebut bisa mengakses pendidikan.
"Coba kumpulkan Pak Nadiem coba banyak orang kan yang jadi bapak atau ibu asuh bagaimana caranya mengakses itu, coba pikir coba deh saya bukan menggurui itu yang saya lakukan," kata Megawati.
Sementara itu, masih di acara yang sama Megawati juga mengeluhkan banyaknya orang asing yang terlibat dalam pembangunan di Indonesia belakangan ini.
Dia mengatakan bukannya dirinya anti-asing, namun dia mempertanyakan apakah tidak ada orang Indonesia yang cukup pintar untuk dijadikan konsultan atau pelaksana proyek.
"Saya suka protes bukan saya anti asing bayangkan mau bikin ini aja konsultan orang asing, kalau sudah yang bikin orang asing, kayak enggak ada orang pintar di republik ini ya," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.