Sentimen MSCI Tekan Nilai Tukar Rupiah, Dolar AS Tembus Rp18.021
Rupiah melemah ke Rp18.021 per dolar AS akibat sentimen rencana reklasifikasi MSCI dan inflasi AS yang melampaui ekspektasi pasar.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam acara pembukaan Rakorbidnas Kebudayaan PDIP secara daring, Sabtu (31/10/2020). /Suara.com-Bagaskara Asdiansyah
Harianjogja.com, JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang mempertanyakan sumbangsih kaum milenial selain berdemo menjadi viral. Rupanya, ia sudah memperkirakannya.
Akibat viralnya pernyataan tersebut, Megawati mendapat banyak kritik dari kalangan milenial. Kini, ia kembali membuat pernyataan untuk menjelaskan maksud pernyataannya terdahulu.
Mega mengutarakan hal tersebut saat berpidato dalam acara Rakorbidnas Kebudayaan Gerakan Menanam Pohon Kepala Daerah PDI Perjuangan se-Indonesia yang dilaksanakan secara daring, Sabtu (31/10/2020).
Baca juga: Megawati Sindir Lagi Milenial: Jangan Mejeng Doang
Mega menjelaskan, mengapa dirinya di-bully ketika mempertanyakan sumbangsih milenial saat ini.
Ia mengakui tahu kekinian banyak anak muda yang berhasil, namun hanya sekadar menjadi pengusaha.
"Saya tahu banyak anak muda berhasil tapi kan menjadi pengusaha, yang saya maksud berapa yang kamu tolong untuk rakyat," kata Mega.
Ia mengakui heran mengapa cibirannya terhadap milenial bisa viral dan bahkan dibawa menjadi pembahasan sebuah gelar wicara.
Baca juga: Hari Ini, Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Bebas
"Bilang milenial enggak boleh dimanja, wah sampai talkshow, wah aku sampai mikir keren ya gue, keren ya sampai dibawa talkshow-talkshow segala, yang benere opo to yo?" ungkapnya.
Mega menegaskan, cibirannya bertujuan untuk menggembleng rakyat khususnya anak muda untuk membawa kembali tanah air ke Indonesia Raya.
"Kan itu harusnya rakyat Indonesia memang digembleng untuk apa? Untuk punya fighting spirit. Tahu arahnya ke mana? untuk kemajuan bangsa, untuk kembali ke Indonesia raya, bisa apa enggak sih jadi Indonesia raya? bisa lah," kata dia.
Mega cibir peran milenial
Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Joko Widodo untuk tidak memanjakan generasi milenial.
Menurut Mega, hal itu agar kaum milenial bisa memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara serta mampu bersaing secara global.
Megawati lantas mempertanyakan apa saja sumbangsih yang sudah diberikan generasi milenial saat ini kepada negara.
Baca juga: Harga Hotel di Jogja Naik 1.500%, PHRI Khawatirkan Citra Destinasi Wisata
"Anak muda kita, aduh saya bilang ke presiden, jangan dimanja. Saya mau tanya hari ini, apa sumbangsihnya generasi milenial, yang sudah tahu teknologi, bisa virtual tanpa bertatap langsung, apa sumbangsih kalian untuk bangsa dan negara ini?" kata Megawati dalam acara peresmian Kantor PDIP secara virtual, Rabu (28/10/2020).
Presiden kelima RI itu juga menyayangkan generasi milenial sekarang yang hanya bisa protes dengan melakukan demonstrasi.
Megawati juga mencibir aksi demonstrasi generasi milenial itu tak jarang berujung kerusuhan, merusak fasilitas umum.
"Apa sumbangsih kalian terhadap bangsa dan negara ini. Masak hanya demo saja? Nanti saya di-bully ini. Saya enggak peduli, hanya demo saja ngerusak, apakah ada dalam aturan berdemo, boleh saya kalau mau debat," ucapnya.
Megawati menegaskan, dirinya bukan melarang orang untuk menyampaikan pendapat sebagai bagian dari reformasi, tetapi jika sudah merusak fasilitas umum, itu bukan lagi termasuk penyampaian pendapat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rupiah melemah ke Rp18.021 per dolar AS akibat sentimen rencana reklasifikasi MSCI dan inflasi AS yang melampaui ekspektasi pasar.
Karhutla memicu pembatalan dua penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta akibat kabut asap. Calon penumpang diminta mengecek jadwal terbaru.
Koops Habema TNI menemukan senjata Caracal dan 17 butir amunisi di gua Maybrat. Satu senjata K3 Daewoo masih dalam pencarian.
KPK menemukan Rp934 juta dalam tong biru di rumah adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Total uang yang disita mencapai Rp1,2 miliar.
IHSG anjlok pada Jumat (16/10), Ade Jona Prasetyo dari HIPMI mengajak masyarakat tidak panik dan tetap optimistis terhadap ekonomi Indonesia.
Sebanyak 2.400 peserta akan mengikuti K-24 Healthy Run 2026 di GIK UGM, Jogja, pada Minggu (25/10/2026), dengan kategori lari 5K dan 2,4K.