Terdampak Corona, Chevron Berencana Pangkas 6.000 Karyawan Secara Global
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
Ilmuwan melakukan test sampel Covid-19 di dalam laboratorium di Dinas Kesehatan New York City, Amerika Serikat, Kamis (23/4/2020)./ANTARA-REUTERS-Brendan McDermid
Harianjogja.com, JAKARTA – Jumlah kasus infeksi virus Corona (Covid-19) terpantau menembus 11,5 juta orang di seluruh dunia, didorong bertambahnya kasus baru di Amerika Serikat.
Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 global mencapai total 11.544.806 hingga Minggu (5/7/2020) malam waktu GMT atau Senin (6/7/2020) pagi pukul 6.48 WIB.
Sebanyak 6.526.749 orang di antara jumlah tersebut dinyatakan berhasil sembuh, 536.359 pasien meninggal dunia, dan 4.481.698 pasien masih terinfeksi.
Kontribusi terbesar banyaknya kasus infeksi tetap dipegang AS yang mencatat 2.980.829 atau mengalami penambahan sebanyak 42.431 kasus baru pada Minggu. Sebanyak 132.552 di antara total jumlah kasus tercatat meninggal dunia dan 1.285.450 sembuh.
Menurut data Johns Hopkins University yang dilansir Bloomberg, angka kasus baru di AS meningkat 2 persen pada Minggu atau melampaui rata-rata persentase kenaikan sebesar 1,8 persen selama sepekan terakhir.
Negara bagian California melaporkan peningkatan kasus baru sebesar 2,1 persen, Florida mencatat kenaikan 5,3 persen dari hari sebelumnya, dan Arizona melaporkan penambahan sebesar 3,7 persen.
Angka-angka terbaru yang dilaporkan oleh AS pada Minggu semakin mengukuhkan posisi negeri berekonomi terbesar di dunia ini sebagai negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa terbanyak di dunia akibat Covid-19.
Di tempat kedua adalah Brasil yang mencatat 1.603.055 kasus atau mengalami penambahan sebanyak 24.679 kasus baru pada Minggu. Sebanyak 978.615 orang di antara total jumlah itu telah sembuh dan 64.867 pasien meninggal dunia.
Berturut-turut menyusul banyaknya jumlah kasus di AS dan Brasil adalah India, Rusia, Peru, Spanyol, dan Chile (lihat tabel). Sementara itu, China, negeri asal virus corona jenis baru tersebut, bercokol di posisi 22.
Dari sisi jumlah korban jiwa, menyusul Amerika Serikat dan Brasil adalah Inggris yang mencatat angka kematian sebanyak 44.220 orang, disusul Italia dan Meksiko.
Virus ini sendiri telah menyebar ke total 213 negara di dunia. Di Indonesia, yang berada di posisi 26, tercatat 63.749 orang telah terinfeksi, dengan 3.171 pasien di antaranya meninggal dunia dan 29.105 orang sembuh.
Update Virus Corona 10 Negara Teratas | |||
|---|---|---|---|
Negara | Jumlah Kasus Terbanyak | Jumlah Korban Jiwa | Jumlah Pasien Sembuh |
Amerika Serikat | 2.980.829 | 132.552 | 1.285.450 |
Brasil | 1.603.055 | 64.867 | 978.615 |
India | 697.836 | 19.700 | 424.891 |
Rusia | 681.251 | 10.161 | 450.750 |
Peru | 302.718 | 10.589 | 193.957 |
Spanyol | 297.625 | 28.385 | N/A |
Chile | 295.532 | 6.308 | 261.032 |
Inggris | 285.416 | 44.220 | N/A |
Meksiko | 252.165 | 30.366 | 152.309 |
Italia | 241.611 | 34.861 | 192.108 |
Sumber: worldometers
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Chevron bakal memangkas hingga 6.000 karyawan atau 15 persen dari total pekerja
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.