Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro. (BNPB)\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Di tengah masih mewabahnya Covid-19 di Indonesia, Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 memperbolehkan kawasan wisata alam yang berada di daerah zona hijau dan kuning dibuka untuk umum.
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan, kawasan pariwisata alam dibukanya secara bertahap dan batasan pengunjung maksimal 50% dari kapasitas.
“Jadi tidak boleh ada kerumunan dan selalu jaga jarak aman,” kata dr Reisa di Graha BNPB Jakarta, Selasa (23/6/2020).
Menurut Reisa, teknis pembukaan jam operasional tergantung peraturan dan kebijakan pemerintah daerah sendiri. Dia mengingatkan protokol kesehatan yang ketat pun harus diterapkan.
Protokol kesehatan yang dimaksud sudah diatur dalam keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK 01.07/menkes/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum yang disahkan pada 19 Juni 2020.
“Bagi pengelola penting untuk melakukan pembersihan secara berkala, termasuk desinfeksi terutama pada area sarana dan peralatan yang digunakan bersama. Harus ada fasilitas cuci tangan pakai sabun yang memadai dan mudah diakses pengunjung,” ucap dia.
Kemudian, lanjut Reisa, pengelola wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk dan perbanyak media informasi wajib pakai masker apabila di keramaian, jaga jarak minimal satu meter, dan cuci tangan di seluruh lokasi.
“Memastikan para pekerja SDM pariwisata memahami cara melindungi diri dari penularan Covid-19 dengan perilaku hidup bersih dan sehat, jaga kebersihan pribadi seperti sering cuci tangan, konsumsi makanan bergizi rutin olahraga dan cukup istirahat,” katanya.
Selain itu, dia menyarankan pengelola menggunakan sistem online atau pengunjung mendaftar dulu sebelum datang untuk menghindari pengunjung yang berkerumun di pintu masuk.
Kemudian yang terpenting pengunjung harus bisa memastikan diri dalam kondisi yang sehat dan tidak membawa anak kecil ke lokasi wisata.
“Pastikan menggunakan masker selama berada di lokasi daya tarik wisata, hindari mengajak anak yang belum bisa menggunakan masker dengan baik dan benar, hindari mengajak orang-orang yang rentan terhadap penularan Covid-19 terutama bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta,” tuturnya.
Berita ini sudah tayang di Okezone.com dengan judul "Tempat Wisata Kembali Dibuka, Dokter Reisa Ingatkan Jaga Jarak dan Jangan Ada Kerumunan".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.