Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Pasar tradisional di Abuja, Nigeria/Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA - Covid-19 banyak menular di pasar. Di Jakarta, 19 pasar ditutup karena 52 pedagang diduga terinfeksi. Sementara itu, di Beijing, China, 45 pedagang dinyatakan positif terinfeksi.
Penularan covid-19 di pasar tradisional memang cenderung tinggi. Buktinya, awal mula penyebaran virus inipun diduga berasal dari pasar hewan hidup di Wuhan China.
Mudahnya penyebaran di pasar tradisional karena biasanya tempat ini selalu dipenuhi orang hingga berdesakan, sehingga tidak ada jarak satu sama lain.
Kemudian, juga transaksi melalui uang tunai yang disebutkan mampu menjadi salah satu sarana penularan covid-19.
Karena itu, bagi Anda yang kerap berbelanja ke pasar harus mulai mewaspadai hal tersebut. Menerapkan standar protokol kesehatan yang dianjurkan WHO dan ahli kesehatan.
Berikut beberapa standar protokol kesehatan belanja di Pasar menurut WHO:
1. Pakai masker
2. Jaga jarak minimal 1 meter
3. Pakai hand sanitizer
4. Jauhi kerumunan
5. Cuci tangan dengan bersih dan mandi sepulang dari pasar
6. Bersihkan bahan makanan yang dibeli
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Polemik ibadah di Bantul dimediasi polisi. Sultan minta warga jaga toleransi dan tidak terprovokasi isu.
Mahkamah Agung kurangi vonis Zaini Arony jadi 5 tahun penjara dalam kasus korupsi LCC. Ini rincian amar putusan kasasi.
DPRD Jogja soroti klitih yang berulang. Pemkot diminta kaji akar masalah remaja, tak hanya penindakan hukum.
Daftar lokasi Salat Iduladha 1447 H Muhammadiyah DIY tersebar di ribuan titik. Cek sebagian lokasi di Bantul, Sleman, dan Jogja.
Sedikitnya tiga posko anti kejahatan jalanan di Kapanewon Bambanglipuro dibentuk sebagai upaya menekan aksi kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan atau kliti