34 Desa di Sragen Masuk Zona Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan 500 Tangki
Pemkab Sragen menetapkan siaga darurat kekeringan 2026. Sebanyak 34 desa rawan terdampak, BPBD menyiapkan 500 tangki air bersih.
Foto ilustrasi sel virus SARS-CoV-2 dan sel darah merah. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Covid-19 diprediksi bakal muncul secara bergelombang.
Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hans Kluge memeringatkan bahaya gelombang kedua virus corona Covid-19 yang mungkin terjadi di musim gugur dan musim dingin.
Kekhawatiran Hans Kluge ini muncul setelah melihat adanya penurunan jumlah kematian akibat corona Covid-19 di Inggris dan negara-negara tetangga lainnya.
Hans Kluge khawatir gelombang kedua wabah virus corona Covid-19 ini jauh lebih membahayakan dan mematikan daripada gelombang pertama.
"Saat musim gugur, kita bisa mengalami gelombang kedua wabah virus Corona Covid-19 dengan gejala lain," kata Hans Kluge dikutip dari independent.co.uk.
Karena itu, Dr Hans Kluge mendesak negara-negara yang terdampak virus corona Covid-19 untuk menggunakan jeda waktu dengan mempekuat sistem kesehatan masyarakat, sebelum menghadapi gelombang kedua virus.
Peningkatan sistem kesehatan masyarakat ini mencakup pembangunan kapasitas di rumah sakit, unit perawatan primer, perawatan intensif, lakukan pelacakan kontak dan pengujian komprehensif.
"Sejak awal Singapura dan Jepang memahami dan sudah mempersiapkan diri menghadapi gelombang kedua virus. Begitu pula yang dilakukan negara Skandinavia dalam menghadapi gelombang kedua," kata Hans Kluge.
Hans Kluge mengatakan perilaku publik memegang kendali besar dalam menjaga virus agar tidak menular lebih luas, karena banyak negara mulai mengendurkan pembatasan sosial atau lockdown.
Kluge juga mengingatkan bahwa melambatnya wabah virus corona Covud-19 di Inggris dan negara lain bukan berarti pandemi akan cepat berakhir. Karena, pusat virus di Eropa telah bergeser ke negara-negara timur Rusia, Ukraina, Belarus dan Kazakhstan.
"Beberapa negara mengatakan \'kami tidak seperti Italia\'. Lalu dua minggu kemudian, boom! Kasus virus corona Covid-19 mereka jauh lebih parah," jelas Kluge.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemkab Sragen menetapkan siaga darurat kekeringan 2026. Sebanyak 34 desa rawan terdampak, BPBD menyiapkan 500 tangki air bersih.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Peserta BPJS Kesehatan bisa scaling gigi gratis melalui JKN. Simak syarat, ketentuan, dan prosedur lengkap agar biaya ditanggung BPJS.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.