Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)
Harianjogja.com, JAKARTA--Warga diminta untuk menjaga kesehatan mental dan tidak merokok dalam menghadapi pandemi Corona.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan ke seluruh masyarakat dunia untuk memperhatikan kesehatan mental dan kesehatan fisik selama menjalani masa karantina di tengah krisis penyebaran virus corona (COVID-19).
"Dalam situasi sulit ini, penting untuk memperhatikan kesehatan fisik dan mental. Anjuran ini tidak hanya akan membantu anda dalam jangka panjang, tetapi juga berguna melawan COVID-19 jika anda tertular," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus dalam sambutannya saat memberi pengarahan harian di Markas WHO, Jenewa, Swiss, Jumat (20/3/2020).
Selama krisis kesehatan ini berlangsung, Ghebreyesus menyarankan agar masyarakat dunia mengonsumsi makanan yang bernutrisi, karena asupan sehat dapat membantu menguatkan sistem imun atau daya pertahanan tubuh. Kedua, Ghebreyesus juga meminta warga mengurangi konsumsi alkohol dan minuman dengan kadar gula tinggi.
"Ketiga, berhenti merokok. Rokok dapat meningkatkan risiko terserang penyakit parah jika anda tertular COVID-19," tegas dia.
Keempat, direktur jenderal WHO itu berharap selama menjalani karantina masyarakat tetap berolahraga. "Anjuran WHO, olahraga selama 30 menit untuk orang dewasa dan satu jam per hari untuk anak-anak," terang dia.
Jika otoritas setempat memperbolehkan aktivitas di luar, Ghebreyesus menganjurkan masyarakat untuk ke luar berjalan kaki, lari, atau mengendarai sepeda tetapi tetap memperhatikan jarak aman dengan orang lain. "Apabila diwajibkan tetap berada di rumah, anda dapat mengikuti panduan olahraga di Internet, menari, Yoga, atau naik dan turun tangga," ujar dia.
Kelima, Ghebreyesus meminta warga untuk memperhatikan kesehatan mental. Menurut dia, berbicara dengan teman dan kerabat merupakan salah satu cara mengurangi tekanan dalam pikiran. "Jika anda merasa stres, bingung, dan takut, itu perasaan yang normal di tengah krisis," jelas dia.
Ghebreyesus juga meminta tiap individu untuk memeriksa kabar teman dan kabar selama masa karantina berlangsung di banyak negara. "Kepedulian terhadap sesama dapat jadi obat (di tengah krisis, red)," kata dia.
Menurut dia, kecemasan seringkali datang karena informasi terkait COVID-19 yang cenderung melebih-lebihkan dan tidak akurat. Oleh karena itu, WHO pun meluncurkan layanan komunikasi via Whatsapp yang dapat diakses dengan mengirim pesan "Hi" ke nomor +41 798 931 892.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
AFC Nations League disiapkan AFC. Simak proyeksi divisi Timnas Indonesia berdasarkan ranking FIFA dan status format kompetisi.
Helm yang terkena hujan jangan langsung disimpan. Simak 3 cara merawat helm agar tidak bau apek, tetap nyaman, dan awet digunakan.
Konser Ed Sheeran di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September 2026 dibatalkan karena cuaca buruk. Tiket Ticketmaster akan direfund otomatis.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.