Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Ilustrasi Virus/Ist-webMD
Harianjogja.com, WUHAN- Wilayah Wuhan, China kini menjadi sorotan dunia lantaran menjadi pusat wabah virus mematikan Corona.
Pasar makanan di Wuhan, China menjual koala hidup, ular, tikus dan anak anjing serta serigala kepada penduduk setempat untuk dimakan.
Kota Wuhan merupakan pusat wabah virus korona yang telah membuat 17 orang meninggal dan menginfeksi sekira 500 orang di China, Amerika Serikat, Jepang, Thailand, dan Korea Selatan.
Pihak berwenang China percaya bahwa virus korona berasal dari hewan liar yang dijual Pasar Makanan Laut Huanan, Wuhan.
Menurut South China Morning Post, papan iklan di pasar tersebut mencantumkan gambar rubah, buaya, anak anjing, serigala, salamander, ular, tikus, burung merak, landak, hingga koala.
Penjualan hewan hidup itu memicu sejumlah warganet China mengunggah daftar hewan-hewan yang dijual di pasar tersebut ke media sosial Weibo.
"Mereka bahkan makan koala," tulis seorang warganet.
Menurut daftar yang ditampilkan, ada 112 hewan yang tersedia di pasar makanan laut Huanan, Wuhan.
Pada laporan awal, Desember 2019, mereka yang terinfeksi virus korona merupakan pedagang dan pengunjung pasar makanan laut di Wuhan. Mereka yang terjangkit virus korona saat itu berjumlah sekira 40 orang.
Jumlah pasien terinfeksi virus korona jenis baru itu, kemudian meningkat menjadi lebih dari sekira 500 orang, lapor pihak berwenang kesehatan China.
Sebagai langkah pencegahan, pihak berwenang Kota Wuhan telah menghentikan layanan bus, kereta bawah tanah, angkutan kapal penyeberangan, dan jaringan transportasi jarak jauh juga di Wuhan, kota berpenduduk 8,9 juta.
Pemerintah China sebelumnya juga telah mengonfimarsi bahwa virus korona bisa menular antarmanusia.
"Pada dasarnya, jangan pergi ke Wuhan. Dan bagi mereka yang berada di Wuhan, tolong jangan meninggalkan kota itu," kata wakil menteri Komisi Kesehatan Nasional, Li Bin, dalam konferensi pers mengutip BBC.
Virus korona merupakan sejenis virus yang menyebabkan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau infeksi saluran pernafasan akut, yang menewaskan hampir 800 jiwa pada 2002-2003. Virus SARS juga berasa dari China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Sopir truk kecelakaan maut di Mojosongo Solo ditangkap di Boyolali. Polisi masih memeriksa pengemudi untuk proses penyidikan.
Kompetisi Seri A Askab PSSI Sleman 2026 diikuti delapan tim dan menjadi bagian persiapan sepak bola Sleman menuju Porda XVIII DIY 2027.
Harga pangan nasional 23 September 2026, cabai rawit merah Rp89.500/kg dan telur ayam Rp30.200/kg. Cek harga beras, daging, gula, dan minyak.
Wamenaker Afriansyah Noor mengingatkan calon pekerja migran memilih jalur resmi dan menguasai bahasa asing sebelum bekerja ke luar negeri.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.