Dari Prancis, Paus Leo XIV Serukan Eropa Ikut Jaga Perdamaian Dunia
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Ilustrasi mayat. /Antara
Harianjogja.com, MERANGIN - Tiga orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Bangko-Kerinci, tepatnya di Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Manau, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Minggu (5/1/2020). Mereka terdiri dari dua orang pelajar dan satu pemuda. Diduga mereka tewas karena melakukan balapan liar.
Informasi yang didapat, identitas dua pelajar tersebut yakni, Ebib, 14, warga Desa Benteng Kecamatan Sungai Manau, dan Ardi, 15, warga Desa Durian Lecah Kecamatan Sungai Manau, sedangkan identitas pemuda yang ikut tewas tersebut yakni, Dedi Dores, 34, warga Desa Sungai Nilau Kecamatan Sungai Manau.
Selain ketiga korban ini, ada satu korban lainnya yakni Sunil, 14, warga Desa Benteng Kecamatan Sungai Manau, yang kini masih dalam perawatan intensif di RSUD Kol Abundjani Bangko.
Kejadian itu bermula ketika Ebib, Ardi dan Sunil berbonceng tiga mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy melaju kencang dari arah Bangko menuju Kerinci, sedangkan Dedi Dores mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter melaju dari arah berlawanan juga dengan kecepatan tinggi.
Sesampainya di lokasi, diduga sepeda motor Scoopy yang dikendarai Ardi bersama dua temannya tersebut melambung ke kanan jalan, dan disaat itulah juga melaju Dedi Dores dari arah berlawanan. Tabrakan tak terelakkan, keempat korban seketika tergeletak di tengah jalan.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut pun segera menyelamatkan para korban, namun tiga orang nyawanya tak berhasil diselamatkan, sedangkan satu orang korban langsung dibawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolres Merangin, AKBP Mokhamad Lutfi, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan kalau pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Satu korban selamat belum bisa kami mintai keterangan, jadi kami masih mendalami kasus ini,” ungkap Lutfi.
Selain itu, ia menyebutkan kejadian ini menjadi pelajaran bagi para orang tua, agar tidak membiarkan anak yang belum memiliki SIM untuk mengendarai sepeda motor ataupun kendaraan lainnya.
“Ini harus jadi pelajaran bersama, jangan sesekali membiarkan anak kita yang belum memiliki SIM untuk mengendarai kendaraan bermotor, karena bisa fatal akibatnya,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.