James Riady Sebut Pariwisata Bisa Pacu Ekonomi Indonesia
Kadin menilai pariwisata berpeluang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia karena dampaknya cepat menciptakan pekerjaan dan menggerakkan usaha.
Juara Dunia Para Atletik kelas T63 putri Karisma Evi Tiarani berpose seusai sesi konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/11/2019). Pelari kelahiran Boyolali 18 tahun silam itu berhasil meraih emas Kejuaraan Dunia Para Atletik di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 14,72 detik./Antara-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, SEMARANG—Peraih medali emas lari 100 meter dalam World Para Athletics Championships 2019, Karisma Evi Tiarani, mendapat hadiah sebidang tanah.
Selain sukses membawa medali emas, Evi juga mencatat rekor dunia nomor 100 meter putri kelas T63. Dia mencatatkan waktu 14,72 detik.
Gadis asal Kecamatan Simo ini sukses mengharumkan nama Indonesia pada kejuaraan World Para Athletics Championships 2019 yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Atlet difabel ini berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga para atletik.
Sebagai penghargaan atas prestasi yang telah diraih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memberikan sebidang tanah di Kecamatan Simo untuk dapat dimanfaatkan oleh Evi.
Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Bupati Boyolali Seno Samodro. Menurut Seno, Evi berhak mendapatkan sebidang tanah yang lokasinya berada di Dukuh Birsawit, Desa Talakbroto, Kecamatan Simo.
Aset senilai Rp50 juta ini diharapkan dapat bermanfaat bagi atlet difabel binaan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia tersebut.
“Dengan demikian Boyolali bisa mencetak atlet untuk kemajuan Boyolali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (10/12/2019).
Evi yang ditemui usai acara mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
“Saya sangat menghargai dan mengapresiasi semua. Semoga saya dapat memberikan yang terbaik lagi untuk Boyolali ke depan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kadin menilai pariwisata berpeluang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia karena dampaknya cepat menciptakan pekerjaan dan menggerakkan usaha.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.