Padusan Ramadan 2026, Wisata Air Klaten Siap Diskon
Wisata air Klaten siapkan padusan Ramadan 2026 dengan tambahan rescue, pentas budaya, dan promo tiket tanpa kenaikan harga.
TNI, polisi, sukarelawan, dan warga bergotong royong memperbaiki rumah warga Cawas, Klaten, yang rusak akibat angin kencang, Minggu (24/11/2019)./Istimewa-Personel Koramil Cawas Sertu Tugiyo
Harianjogja.com, KLATEN—Hujan es serta angin ribut melanda Klaten, Minggu (24/11/2019) sore. Lebih dari 100 rumah warga di dua desa rusak.
Camat Karangdowo, Tomisila Adhitama, mengatakan hujan es terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. “Durasi hujan es berlangsung 15 menit hingga 30 menit,” kata Tomi saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Minggu.
Selain hujan es, di sejumlah wilayah Karangdowo terjadi angin ribut yakni di Desa Soka dan Desa Ringinputih. Akibat kejadian itu, lebih dari 100 rumah dan bangunan di dua desa tersebut rusak. Di Desa Soka, sekitar 25 rumah dilaporkan rusak ringan yakni atap bangunan berupa seng dan genting terbawa angin. Kerusakan sedang juga terjadi pada tiga kios desa lantaran seluruh atap berupa seng tersapu angin.
“Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tadi sore. Total kerugian ditaksir Rp70 juta,” kata Tomi.
Sementara di Desa Ringinputih terdapat 80 rumah yang rusak ringan setelah sebagian atap berupa seng dan genting terbawa angin. Satu rumah dilaporkan rusak sedang akibat tertimpa pohon ambruk.
“Di Ringinputih juga tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian ditaksir Rp100 juta,” jelas dia.
Tomi mengatakan penanganan kerusakan dilakukan sukarelawan lintas organisasi bersama BPBD, pemerintah kecamatan, serta warga. Hanya, penanganan kerusakan itu terkendala aliran listrik padam. “Malam ini penanganan terhenti karena beberapa lokasi aliran listrik masih padam,” kata Tomi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, mengatakan proses pendataan dampak angin ribut disertai hujan deras dan hujan es masih terus dilakukan. Dari hasil sementara, angin ribut menyebabkan pohon tumbang tersebar di sejumlah desa di lima kecamatan.
Di Kecamatan Ceper yakni di Desa Dlimas dan Desa Jambukulon terdapat pohon tumbang yang melintang di jalan mengakibatkan kabel telepon terputus. Di wilayah Kecamatan Trucuk terdapat dua pohon tumbang di jalan desa.
Di Kecamatan Karangdowo dilaporkan terdapat pohon tumbang melintang di jalan-jalan desa wilayah Desa Ringinputih dan Desa Tumpukan. Di Kecamatan Klaten Selatan, konsol gedung Disdukcapil Klaten dilaporkan ambrol.
Di Kecamatan Cawas, dampak angin ribut terjadi di enam desa yakni Tlingsing, Pogung, Tirtomarto, Gombang, Japanan, dan Bogor.
“Rata-rata pohon tumbang melintang di jalan kabupaten dan jalan desa. beberapa rumah warga mengalami kerusakan ringan karena genting terbawa angin dan ada yang tertimpa pohon,” kata Haris.
Haris menjelaskan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Dia menjelaskan proses penanganan pohon tumbang terus dilakukan bersama komunitas sukarelawan dan TRC BPBD Klaten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Wisata air Klaten siapkan padusan Ramadan 2026 dengan tambahan rescue, pentas budaya, dan promo tiket tanpa kenaikan harga.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.