Andre Rosiade Buka Peluang Maju Ketum PSSI 2027
Andre Rosiade membuka peluang maju dalam bursa Ketum PSSI 2027, tetapi mengaku kini fokus membawa Semen Padang kembali ke Liga 1.
Barang bukti peluru bom yang dihadirkan dalam gelar perkara upaya menggagalkan pelantikan presiden dengan aksi teror di Polda Metro Jaya, Senin (21/10/2019)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya menangkap enam orang yang tergabung dalam grup WhatsApp untuk menggagalkan pelantikan presiden. Anggota grup tersebut kerap direkrut di pengajian.
Enam tersangka adalah SH, E, FAB, RH, HRS dan PSM. Sedangkan pembuat sekaligus otak grup tersebut adalah Samsul Huda alias SH.
Tersangka Samsul yang kerap dipanggil ustaz di grup itu kerap mencari anggota baru di sebuah pengajian. Dia mencari orang-orang yang sepemikiran dengannya.
“Mereka dari grup-grup pengajian, ketemu, mencari orang-orang yang sepaham lalu dimasukin [grup],” kata Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard, Senin (21/10/2019).
Dalam grup itu, anggota akan terus menerus dicekoki berita-berita hoaks dan ajakan menggagalkan pelantikan presiden. Hoaks yang digulirkan dalam grup itu antara lain komunis di Indonesia yang semakin berkembang dilihat dari aksi unjuk rasa yang diamankan oleh personel Polri dari China. Selain itu tenaga-tenaga asing dari China mulai masuk ke Indonesia dan isu tentang pemerintah dikuasai China.
Anggota grup ini berencana menggagalkan pelantikan presiden dengan cara menyiapkan ketapel dan peluru bom. Bom itu adalah bom rakitan yang meledak saat terkena benturan. Eggi Sudjana yang sempat diamankan polisi diketahui sebagai anggota grup WhatsApp tersebut.
Salah satu anggota grup tersebut mengirimkan pesan pribadi atau japri kepada Eggi untuk menyumbang dana pembuatan bom. “Saksi yang sudah kami periksa ada enam. Termasuk juga Eggi Sudjana. Dia ada di dalam WA grup dia ditawari \'japri\'-nya mengatakan mau buat bom hidrogen, mau nyumbang tidak? Tapi beliau tidak merespons” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (21/10/2019).
Meski Eggi tak menjawab pesan tersebut penyidik Polda Metro Jaya tetap mengamankan Eggi untuk dimintai keterangan. Eggi telah dipulangkan ke rumahnya oleh kepolisian, namun tidak dirinci kapan yang bersangkutan dipulangkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Andre Rosiade membuka peluang maju dalam bursa Ketum PSSI 2027, tetapi mengaku kini fokus membawa Semen Padang kembali ke Liga 1.
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkoba setelah tiga kali tersandung kasus serupa.
BNPB melakukan survei udara untuk memetakan dampak gempa NTT magnitudo 7,7 dan menemukan landaan tsunami di dua titik.
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
BI menyebut Kartu Kredit Indonesia atau KKI menjadi alternatif pembayaran digital dengan fasilitas penundaan pembayaran sesuai jatuh tempo.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.