Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Warga menunjukkan jarinya yang telah dicelupkan ke dalam tinta usai memberikan hak suaranya dengan latar poster Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo - KH Ma\'ruf Amin di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019). /ANTARA FOTO-Zabur Karuru
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG-- Pelantikan Presiden Jokowi diminta jangan cuma menonjolkan seremonial.
Syarief Makhya, akademisi dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung berharap pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin, pada 20 Oktober mendatang tidak hanya menjadi sebuah ajang seremonial, melainkan menjadi sarana pertanggungjawaban dan realisasi komitmen kepada masyarakat.
"Pelantikan Presiden 20 Oktober mendatang bukan hanya menjadi acara seremoni, namun menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada publik dalam merealisasikan komitmen," ujar Syarief Makhya, di Bandarlampung, Jumat (18/10/2019).
Menurutnya, bentuk pertanggungjawaban komitmen kepada publik dapat dilakukan oleh Presiden dan Wapres terpilih melalui realisasi visi dan misi pada lima tahun ke depan.
"Salah satu bentuk realisasi komitmen tersebut dapat dilakukan melalui beberapa isu yang menonjol dan perlu diperbaiki, yaitu mewujudkan pemerintahan yang bersih serta akuntabel," ucapnya.
Menurut Doktor lulusan Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung itu, perwujudan pemerintahan yang bersih dapat dilihat dari komitmen Presiden Jokowi dalam melaksanakan pemberantasan korupsi.
"Wujud konkret pelaksanaan pemerintahan bersih dilakukan dengan melakukan pemberantasan korupsi, dan Presiden Jokowi berkomitmen lima tahun ke depan tidak ada lagi gubernur dan kepala daerah yang terkena OTT KPK sebagai bentuk menekan angka korupsi di Indonesia," katanya lagi.
Tidak hanya itu, komitmen lainnya yang perlu diwujudkan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia lima tahun ke depan.
"Mengenai komitmen kedua, upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada lima tahun ke depan melalui program yang jelas, mampu terealisasi serta memperlihatkan perubahan nyata," ujar Syarief Makhya pula.
Menurutnya, keberlanjutan program infrastruktur yang menjadi ikon Presiden Jokowi juga tetap harus dilaksanakan sebagai salah satu bentuk komitmen Presiden kepada rakyat
"Pembangunan infrastruktur tetap harus dilaksanakan sebagai bentuk realisasi komitmen di lima tahun mendatang dengan catatan perlu adanya pemerataan, agar tidak terkesan hanya Pulau Jawa atau Sumatera saja yang mengalami pembangunan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Sleman Jumat 25 September 2026 tersedia di MPP Sleman. Cek lokasi, jam layanan, jenis SIM, dan syarat perpanjangan.
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas pentingnya pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal serta mendorong budaya membaca.
SIM Keliling Polda DIY Jumat 25 September 2026 hadir di Kantor Kalurahan Kalitirto Berbah, Cek jadwal, syarat, biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 25 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.