Penobatan Kardinal Suharyo Kehormatan bagi Indonesia

Sri Mas Sari
Sri Mas Sari Minggu, 06 Oktober 2019 19:57 WIB
Penobatan Kardinal Suharyo Kehormatan bagi Indonesia

Monsinyur Ignatius Suharyo./Antara

Harianjigja.com, JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri pelantikan Monsinyur (Mgr) Ignatius Suharyo menjadi kardinal di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Menag mengucapkan selamat atas penobatan Uskup Agung Jakarta itu menjadi Pangeran Gereja.

“Tentu kami semua bersyukur, bersukacita, bersenang hati, bahwa sore ini [Sabtu, 5/10/2019 waktu Vatikan] Monsinyur Ignatius Suharyo dinobatkan menjadi Kardinal,” ujar Menag Lukman dalam siaran pers, Minggu (6/10/2019).

Lukman mengatakan penobatan ini menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

“Bapak Paus telah memberikan kepercayaan sekaligus kehormatan bagi salah satu putra terbaik Indonesia sebagai kardinal,” tambahnya.

Dia berharap pelantikan Mgr Ignatius Suharyo akan berdampak positif bagi kehidupan beragama di Indonesia. Menurut dia, Mgr Ignatius Suharyo dikenal sebagai tokoh yang senantiasa memperjuangkan perdamaian dan kerukunan umat beragama.

“Bagi kami di Kementerian Agama dan bagi kita semua, ini tentu sesuatu yang patut kita syukuri. Dengan penobatan ini tentu kiprah Kardinal yang baru akan lebih memberi penguatan bagi upaya kita bersama menciptakan perdamaian,” kata Lukman.

Uskup Agung Suharyo menjadi kardinal ketiga yang dimiliki Gereja Katolik Indonesia setelah Kardinal Justinus Darmojuwono dan Kardinal Julius Darmaatmadja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online