Ribuan Warga Pekalongan Mulai Disasar Skrining TBC
Sebanyak 1.350 warga di Kota Pekalongan menjadi sasaran skrining TBC aktif hingga September 2026 untuk mempercepat deteksi dini penularan.
Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie. /Suara.com-Ismail
Harianjogja.com, JAKARTA - Setelah menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatoto Subroto, kondisi kesehatan Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie mulai stabil.
"Bapak dalam keadaan membaik dan stabil," kata putra kedua Habibie, Thareq Kemal Habibie saat memberikan keterangan pers di RSPAD di Jakarta, Selasa (10/9/2019) malam.
Thareq yang didampingi tim dokter kepresidenan dan Kepala RSPAD Gatot Subroto, Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto Sp.Rad mengatakan Habibie dirawat karena lemah dan letih disebabkan aktivitasnya yang sangat padat.
Menurut Thareq. Habibie dirawat di ICU untuk memulihkan kondisinya dan sangat terbatas untuk menerima kunjungan tamu maupun keluarga agar Habibie bisa beristirahat.
Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.
Sebelumnya pada awal Maret 2018 lalu Habibie juga sempat menjalani perawatan di Muenchen Jerman karena mengalami kebocoran katup jantung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Sebanyak 1.350 warga di Kota Pekalongan menjadi sasaran skrining TBC aktif hingga September 2026 untuk mempercepat deteksi dini penularan.
Sebanyak 50 pasien mengikuti operasi sumbing bibir gratis di Bekasi yang digelar Sido Muncul dan Smile Train Indonesia.
PSEL Piyungan diperkirakan membutuhkan investasi Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028 untuk mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Syafiq Raif Muzaffar, siswa SLB di Bantul, meraih Juara I Nasional FLS3N Diksus kategori seni lukis melalui karya bertema budaya Yogyakarta.
SPPG Karangwuni mendukung investigasi menyeluruh dugaan keracunan MBG di SMP Negeri 3 Wates, termasuk sanitasi kantin dan SOP distribusi makanan.
Kejagung menjelaskan sprindik baru TPPU terhadap Febrie Adriansyah diterbitkan setelah temuan 74 kilogram emas dan uang valuta asing.