Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Prabowo Subianto berbicara di hadapan pendukungnya di Jakarta, Jumat (19/3/2019)./Reuters-Willy Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Plt Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa akan berkunjung ke kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto Jalan Kertanegara 4, Jakarta, untuk silaturahmi, Kamis (15/8/2019) sore.
Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani mengatakan pertemuan tersebut sudah disepakati sejak Kongres PDIP pekan lalu.
"Ketika bertemu di Kongres ke-V PDIP kami sepakati untuk silaturahmi," kata Arsul di Jakarta, Kamis (15/8/2019).
Dia mengatakan pertemuan kedua pimpinan parpol itu hanya silaturahmi saja karena sejak pendaftaran pasangan capres-cawapres belum bertemu.
Menurut dia, sejak pendaftaran pasangan capres-cawapres di Pemilu 2019, keduanya belum pernah bertemu dan berdiskusi hal-hal yang menyangkut masa depan bangsa serta negara.
"Ini silaturahmi karena sejak pendaftaran Pilpres 2019, kami tidak pernah bertemu dan berdiskusi hal-hal yang menyangkut masa depan bangsa dan negara ini," ujarnya.
Arsul memastikan bahwa pertemuan itu tidak akan membahas terkait koalisi pemerintahan.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menerima kunjungan silaturahmi Plt Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa di kediamannya, Jalan Kertanegara 4, Jakarta, Kamis sore.
"Pak Prabowo akan menerima Ketua Umum PPP di Kertanegara 4, dalam rangka silaturahmi pasca-Pemilu Presiden (Pilpres)," kata juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan pertemuan silaturahmi kedua tokoh tersebut dalam rangka mendorong keguyuban nasional pasca-Pilpres 2019.
Dahnil menilai pertemuan silaturahmi tersebut merupakan satu hal yang wajar sehingga jangan ditafsirkan pada hal yang lebih jauh karena Prabowo terbuka menjalin komunikasi dengan semua pihak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Revisi UU LLAJ mengusulkan denda truk ODOL hingga Rp50 miliar dan memperluas pihak yang dapat dikenai sanksi.
Buruh Jogja meminta outsourcing dihapus dan pekerja kontrak dibatasi maksimal satu tahun dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.