Gunung Lawu Terbakar, Habitat Macan Tutul hingga Babi Hutan Terancam
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Ilustrasi ujian masuk PTN./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah kampus besar seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan UGM tak lagi menjadi yang paling favorit dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mencatatkan ada beberapa program studi (prodi) yang paling diminati dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.
Di mana untuk soshum prodi terbanyak yang diminati yakni ilmu hukum, manajemen, dan ilmu komunikasi. Sedangkan dari saintek prodi yang paling diminati yakni pendidikan dokter dan agroteknologi.
Menariknya, prodi yang paling diminati itu bukan tersebar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang umumnya menjadi favorit dari tahun-tahun sebelumnya. Seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), maupun Universitas Pedjajaran (Unpad) tak masuk dalam daftar tersebut.
Berdasarkan data, prodi-prodi yang paling diminati itu di antaranya berasal dari UPN Veteran Jawa Timur, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Hasanuddin, hingga Universitas Brawijaya.
Menristekdikti Mohamad Nasir menyatakan, pergeseran ini didorong perubahan sistem dalam SBMPTN 2019 dari tahun-tahun sebelumnya. Di mana pada sistem tahun ini melalui tahap tes dahulu yakni UTBK, kemudian hasil nilai digunakan untuk mendaftar ke PTN yang dituju.
Hal ini membuat peserta dapat mempertimbangkan hasil nilai yang didapat, untuk mendaftar di PTN yang dirasa memiliki peluang tertinggi untuk diterima.
"Maka orang akan jadi rasional, misal kalau nilainya sebesar ini maka enggak bisa masuk PTN A, sehingga tidak mendaftar ke sana, kemudian berpikir untuk mendaftar di PTN yang mana paling tepat," jelas dia dalam konferensi pers di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (9/7/2019).
Sekedar diketahui, ada 85 PTN dengan sebanyak 168.742 peluang yang diperebutkan oleh 714.652 pendaftar SBMPTN 2019. Di mana hanya sebanyak 23,61% atau 168.742 perserta yang lolos.
Berikut daftar 10 prodi dari saintek dan soshum yang diminati dalam SBMPTN 2019:
Prodi Saintek
1. Pendidikan Dokter di Universitas Udaya dengan sebanyak 2.301 pendaftar
2. Agroekoteknologi di Universitas Brawijaya dengan sebanyak 2.202 pendaftar
3. Pendidikan Dokter di Universitas Hasanuddin dengan sebanyak 2.111 pendaftar
4. Agroteknologi di UPN Veteran Jawa Timur dengan sebanyak 1.956 peserta
5. Kesehatan Masyarakat di Universitas Hasanuddin dengan sebanyak 1.920 peserta
6. Agroteknologi di UPN Veteran Yogyakarta dengan sebanyak 1.884 peserta
7. Kedokteran di Universitas Sebelas Maret dengan sebanyak 1.836 perserta
8. Teknik Kimia di UPN Veteran Jawa Timur dengan sebanyak 1.751 peserta
9. Peternakan di Univerista Brawijaya dengan sebanyak 1.734 peserta
10. Pendidikan Dokter di Universitas Jember dengan sebanyak 1.716 peserta
Prodi Soshum
1. Hukum di Universitas Diponegoro dengan sebanyak 3.702 peserta
2. Ilmu Komunikasi di UPN Veteran Jakarta dengan sebanyak 2.981 peserta
3. Ilmu Hukum di Universitas Brawijaya dengan sebanyak 2.584 peserta
4. Manajemen di Universitas Negeri Yogyakarta dengan sebanyak 2.546 peserta
5. Manajemen di UPN Veteran Yogayakarta dengan sebanyak 2.532 peserta
6. Ilmu Hukum di Universitas Sebelas Maret dengan sebanyak 2.542 peserta
7. Manajemen di UPN Veteran Jakarta dengan sebanyak 2503 peserta
8. Ilmu Hukum di Universitas Jenderal Soedirman dengan sebanyak 2.204 peserta
9. Ilmu Komunikasi di UPN Veteran Yogyakarta dengan sebanyak 2.203 peserta
10. Manajemen di UPN Veteran Jawa timur dengan sebanyak 2.202 peserta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.