Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Gempa bumi berkekuatan 5,4 Skala Richter (SR) dirasakan kuat selama 20 detik di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (23/4/2018) pukul 11.05 WIB. Gempa tersebut membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Pennggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan pusat gempa terjadi di sekitar 118 kilometer Minahasa Tenggara dan 119 kilometer di sebelah tenggara Bitung, Sulut dengan kedalaman 10 kilometer.
"Posko BNPB telah mengonfirmasi ke BPBD dan dilaporkan bahwa gempa dirasakan kuat di Minahasa tenggara selama 20 detik, warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah. Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Pendataan masih dilakukan," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin.
Sutopo mengatakan, gempa juga dirasakan lemah di Kabupaten Bitung. "Gempa tidak berpotensi tsunami," tegas Sutopo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.