Kuota LPG 3 Kg 2026 Diproyeksi Jebol, Ini Penyebabnya
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Pesawat Lion Air di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020)./JIBI-Bisnis.com-Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 412 pesawat dalam armada yang disiapkan untuk angkutan Lebaran 2023.
Direktur Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara (KPPU) Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub M Mauludin mengatakan jumlah ini meningkat dibandingkan armada yang disiapkan pada masa angkutan Lebaran 2022 sekitar 340 pesawat.
“Jumlahnya masih bisa bertambah, karena masih ada 112 pesawat yang sedang di tahap maintenance,” jelas Mauludin dalam acara diskusi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2023 di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (16/3/2023).
Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan dengan perolehan pada akhir Februari 2023. Berdasarkan catatan Bisnis.com, Selasa (28/2/2023), Kemenhub disebutkan menyiapkan 394 pesawat untuk penerbangan reguler.
Berdasarkan data Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat pada 15 Maret 2023, tercatat 8 maskapai memiliki diatas 20 pesawat siap beroperasi untuk angkutan Lebaran 2023.
Maskapai milik Rusdi Kirana, Lion Air, memiliki armada terbanyak dengan 86 pesawat yang siap terbang. Sementara itu, 24 pesawat maskapai ini masih berada dalam tahap maintenance.
Menyusul di belakang Lion Air adalah entitas anaknya, Batik Air, dengan pesawat yang siap terbang 63 unit dengan 4 unit lain berada di tahap perawatan. Kemudian, maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) tercatat memiliki 54 pesawat siap terbang untuk masa angkutan Lebaran 2023.
Selanjutnya, Wings Air, Citilink, dan Super Air Jet masing – masing memiliki pesawat yang siap terbang sebanyak 50 unit, 48 unit, dan 45 unit. Sementara itu, sebanyak 25 pesawat milik Susi Air telah siap beroperasi selama angkutan Lebaran, disusul oleh IAA dengan 21 unit pesawat.
Sementara itu, Ditjen Perhubungan Udara mengatakan jumlah penumpang angkutan udara Lebaran 2023 akan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu dengan jumlah 3.097.628 penumpang.
Mauludin menyebutkan proyeksi moderat jumlah penumpang berada di angka 4.072.443 juta penumpang dengan 3.322.512 penumpang domestik dan 749.931 penumpang untuk internasional.
Selanjutnya, proyeksi optimistis menempatkan total penumpang sebanyak 4.479.688 orang selama angkutan Lebaran 2023. Secara rinci, 3.654.764 juta penumpang berasal dari domestik, sementara 824.924 penumpang dari internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Eksim dapat berlangsung lama dan berulang. Kenali pemicu serta perubahan kondisi kulit untuk membantu mencegah kekambuhan.
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.
BGN membuka ruang bagi mitra MBG mengganti yayasan yang dinilai tak berkontribusi. Mitra dapat mengajukan yayasan baru melalui portal registrasi.