Tiga Terdakwa Klaim Fiktif JKK BPJS Jalani Sidang Tuntutan
Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi klaim fiktif JKK BPJS Ketenagakerjaan menjalani sidang tuntutan terkait dugaan kerugian negara Rp24,55 miliar.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami cuaca berawan pada Senin (26/9/2022).
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG melalui laman www.bmkg.go.id di Jakarta, Senin, cuaca berawan diprakirakan akan dialami oleh sejumlah daerah yakni Serang, Yogyakarta, Bandung, Semarang, dan Palangka Raya.
Selain itu Lampung, Pekanbaru, Medan, Samarinda, Makassar, Ambon, Jayapura, dan Manokwari juga diprakirakan berpotensi berawan.
Sementara cuaca di wilayah Jambi dan Palembang berpotensi berkabut.
Baca juga: Prakiraan Cuaca DIY: Sleman Berawan Tebal, Gunungkidul Hujan
Wilayah yang berpotensi cerah berawan pada hari ini adalah Banda Aceh, Jakarta, Padang, Denpasar, Mataram, Palu, Kendari, Manado, dan Sofifi.
Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di Bengkulu, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Tanjung Selor, dan Mamuju.
Selanjutnya BMKG memprediksi cuaca di wilayah Pontianak akan mengalami hujan petir hari ini.
Wilayah yang diprediksi akan cerah adalah Surabaya, Gorontalo, Banjarmasin, dan Kupang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi klaim fiktif JKK BPJS Ketenagakerjaan menjalani sidang tuntutan terkait dugaan kerugian negara Rp24,55 miliar.
Realisasi Dana Desa Sleman 2026 tercatat 51,97% per 8 Oktober. DPMK menyebut masih banyak realisasi di lapangan yang belum diinput.
Kajari Konawe Fachrizal ditangkap Kejati Sultra terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Kasusnya kini diserahkan ke Kejagung untuk diperiksa.
Kabupaten Magelang mengukuhkan 20 dewan hakim untuk menilai 443 peserta MTQ, MQK, dan Festival Rebana 2026.
Bamsoet menegaskan hasil Pilpres 2024 tetap sah setelah putusan MK terkait Gibran. Ia meminta putusan dan proses selanjutnya dihormati.
Sebanyak 29.493 siswa di 90 sekolah Kulonprogo mengikuti Pemilos serentak berbasis E-Voting sebagai pendidikan demokrasi dan politik awal.