Dari Jogja, Tidar Siapkan Calon Pemimpin Muda untuk 2029
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Penyerahan SK oleh perwakilan Kemendikbud-Riste. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Pengembangan teknologi digital ke depan akan semakin masif menjadi solusi untuk kesejahteraan masyarakat. Peran ini sepenuhnya bakal dipegang oleh anak muda yang mulai banyak menciptakan start up guna mempermudah dan mempercepat aktivitas kehidupan sosial masyarakat.
Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Teguh Wijono Budi Prasetio menyatakan perubahan kampus sekolah tinggi Akakom menjadi Universitas Digital Indonesia (UTDI) sebagai salah satu respons dari perkembangan teknologi saat ini yang menjadi kebutuhan. Berbasis digital menjadi sebuah periode yang ditandai dengan dominasi teknologi informasi dan komunitas internet.
BACA JUGA : Penggunaan Teknologi Digital Dinilai Bisa Dorong
“Teknologi digital akan dikembangkan sebagai ilmu pengetahuan berkelanjutan melalui berbagai praktik rekayasa teknologi,” katanya, Rabu (10/11/2021).
Ia menambahkan praktik inovasi akan terus dilakukan teknologi digital yang ke depan akan menjadi solusi bagi kehidupan umat manusia sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti bermunculannya aplikasi online terbaru dan canggih. Sehingga harus memunculkan talenta digital lewat hasil karya start up baru ciptakan kalangan anak muda saat ini.
“Harapannya ini dapat membawa peran besar ke masyarakat ikut mensejahterakan masyarakat sekitar dan akhirnya berkembang terus sampai kesejahteraan bangsa dan negara,” katanya
Adapun penyerahan SK Mendikbud Ristek terkiat perubahan menjadi UTDI dilakukan oleh Plt Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Bimo Widio Andoko, Rabu (10/11/2021). Bimo menyatakan teknologi digital saat ini terus berkembang dan semakin banyak dibutuhkan masyarakat. Sehingga potensi keilmuannya bisa terus dikembangkan secara berkelanjutan.
BACA JUGA : GKR Hayu: Pelaku UMKM Harus Akrab dengan Teknologi
Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko menambahkan keberadaan kampus digital di wilayahnya akan menjadi potensi tersendiri untuk pengembangan sumber daya manusia ke depan. Karena pemerintahan sangat membutuhkan kerja sama dengan perguruan tinggi dalam berbagai hal termasuk pengembangan teknologi.
“Kami tentu berharap kerja sama dengan perguruan tinggi bisa terus terjalin, terutama dengan perguruan tinggi yang berada di wilayah Bantul,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.