BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp)-Ist
Harianjogja.com, JAKARTA--Dengan semangat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-76, Indosat Ooredoo berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda Indonesia untuk menyalurkan bakat digital mereka dan mendukung Indonesia menjadi pusat kekuatan digital di kawasan.
Melalui program CSR di pilar pendidikan, Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp), Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, memberikan beasiswa bagi developer muda dalam bentuk modul pembelajaran intensif agar bisa bersaing dengan talenta digital global. Hingga saat ini, IDCamp telah memberikan lebih dari 39.000 beasiswa dan angkanya masih terus bertambah.
“Indonesia masih membutuhkan sekitar 600 ribuan talenta digital per tahun. Menjawab kebutuhan tersebut, IDCamp 2021 bermaksud untuk mempersiapkan generasi muda melalui beasiswa belajar coding secara online yang bersertifikasi global. Pada tahun ketiga penyelenggaraannya, IDCamp 2021 telah mencatatkan lebih dari 39 ribu peserta dan masih akan terus bertambah, di mana 28% diantaranya mengikuti alur belajar Front-End Web Developer. Hal tersebut sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan keterampilan pemrograman di dunia kerja, mengikuti transformasi digital besar-besaran yang juga terjadi di negara kita. Dengan semangat ketangguhan dan optimisme yang dibawa dalam perayaan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, kami percaya program ini telah berhasil memberikan manfaat bagi para pelajar, mahasiswa, dan pencari kerja yang mencari peluang tanpa batas di dunia yang semakin digital,” kata Steve Saerang, SVP–Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo.
Indosat Ooredoo Digital Camp atau IDCamp pertama kali diluncurkan pada tahun 2019 bekerja sama dengan Dicoding, Authorized Training Partner Google di Indonesia.
Saat itu, IDCamp menawarkan tiga alur belajar dalam 2 tingkat kesulitan yang berbeda dan berhasil menarik minat 26,714 peserta di seluruh Indonesia. Pada tahun 2020, IDCamp mengalami peningkatan partisipasi hingga 42% dengan total 37.996 peserta di empat alur belajar.
Tahun ini, IDCamp membuka tiga alur tambahan, dengan total tujuh alur belajar yang tersedia, yaitu Android Developer, Front-End Web Developer, iOS Developer, Machine Learning Developer, Back-End Developer, Multi Apps Platform, dan Snap AR Creator.
Sejak pertama kali diselenggarakan, IDCamp telah memberikan beasiswa kepada 103.821 developer muda, termasuk 22.517 perempuan dan 1.512 penyandang disabilitas. Rata-rata, 22,2% peserta adalah perempuan dan 1,5% adalah penyandang disabilitas.
Dari sisi pendidikan, mayoritas peserta adalah lulusan SMA atau perguruan tinggi, baik yang sedang belajar, bekerja, maupun sedang mencari pekerjaan. Jangkauan IDCamp 2021 juga semakin luas dengan 26,4% berasal dari luar Pulau Jawa, antara lain Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan bahkan luar negeri.
Pesertanya sebagian besar terdiri dari anak muda berusia antara 18-25 tahun. Data ini menunjukkan bahwa generasi muda telah menyadari pentingnya menguasai keterampilan digital untuk memperluas peluang kerja mereka di masa depan.
Setelah menyelesaikan program, para peserta akan dibekali dengan keterampilan, sertifikasi, dan akses peningkatan karir yang dibantu oleh Indosat Ooredoo dan Dicoding. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara bergabung dengan IDCamp 2021, klik di https://idcamp.indosatooredoo.com/.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.
Eksim dapat berlangsung lama dan berulang. Kenali pemicu serta perubahan kondisi kulit untuk membantu mencegah kekambuhan.
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.
BGN membuka ruang bagi mitra MBG mengganti yayasan yang dinilai tak berkontribusi. Mitra dapat mengajukan yayasan baru melalui portal registrasi.