Advertisement
Pada Bulan Puasa, Vaksinasi Akan Diberikan Menjelang Magrib
Salah satu peserta vaksinasi untuk karyawan dan dosen di wilayah Jakarta, Jumat (12/3/2021). - JIBI/Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Beberapa masyarakat telah menerima vaksin Covid-19. Plt. Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan Prima Yosephine mengatakan pada bulan puasa nanti pemberian vaksin akan diubah.
"Saat ini kami sedang merencanakan untuk menambah jam pelaksanaan vaksinasi pada waktu diatas jam office hour. Sebelum Magrib menjelang sehingga tidak batal karena efek lapar yang ditimbulkan," katanya, Jumat (12/3/21)
Advertisement
Menurut Prima, efek menimbulkan lapar dari vaksin tidak dialami semua orang mengalaminya. Beberapa orang merasakan kantuk setelahnya. Namun ia tetap meyarankan bila saat puasa baiknya berbuka terlebih dahulu agar lebih aman.
Prima juga menambahkan, sejumlah pihak yang memahami situasi ini mengatakan vaksin tidak membatalkan ibadah puasa. M
"Jika masih ragu melakukan vaksinasi di bulan puasa, baiknya buka terlebih dahulu. Saat ini kami hanya berharap semoga bulan puasa nanti situasinya sudah membaik kerena sudah mendapatkan vaksin," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT Bupati Cilacap, 13 Orang Digelandang KPK ke Jakarta
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Rumor Haaland ke Barcelona Dibantah Agen, Bahagia Bersama City
- Pesawat Pengisi BBM Militer AS Jatuh di Zona Konflik Irak
- Kasus Kuota Haji: Yaqut Diduga Terima Fee Percepatan
- Iran Prediksi Perang Timur Tengah Berakhir Sebelum Nowruz
- Google Maps Hadirkan Ask Maps, Chat AI untuk Cari Lokasi
- Libur Lebaran, Gunungkidul Targetkan PAD Wisata Rp1,7 Miliar
- Parlemen AS Nilai FIFA "Merampok" Suporter dengan Harga Tiket Mahal
Advertisement
Advertisement








