Fajar Alfian dan Fikri Ingin Naik Podium Tertinggi di Asian Games 2026
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos semifinal Asian Games 2026 dan membidik emas setelah menang atas pasangan Korea Selatan.
Ilustrasi pelayanan di PT Pos Indonesia belum lama ini./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA - Guna memenuhi layanan pengiriman ke luar negeri baik dokumen maupun barang, PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan Quick International Xpress (QIX).
"QIX adalah layanan kiriman premium yang mengedepankan waktu pengiriman dan keamanan kiriman berskala Internasional. Product Service ini diharapkan dapat menunjang pelaku bisnis guna merambah pangsa pasar Internasional, sehingga mempercepat proses pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19," ujar Direktur Bisnis Jasa Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Hariadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (5/11/2020).
Ia mengatakan diluncurkannya layanan itu seiring dengan permintaan terhadap jasa pengiriman barang saat pandemi yang mengalami kenaikan sebagai dampak dari terbatasnya aktivitas masyarakat di luar rumah.
Ia menyampaikan penanganan kiriman QIX dilakukan secara khusus sehingga kiriman dapat lebih cepat sampai ke tangan penerima.
Ia menambahkan Qix juga menyediakan ganti rugi apabila kiriman terlambat, rusak atau hilang, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada saat ini, kiriman Qix tersedia hampir di seluruh kota besar di Indonesia.
Hariadi mengemukakan, ada 18 negara yang masuk dalam cakupan wilayah pengiriman QIX, diantaranya Singapore, Hongkong, China, Korea, Taiwan, Vietnam, Italia, Prancis, Jerman, Belanda, Inggris serta negara Timur Tengah hingga Afrika Selatan.
Sebelum QIX diluncurkan, ia mengatakan, Pos Indonesia sudah mempunyai layanan pengiriman ke luar negeri yang punya cakupan jaringan ke lebih dari 200 negara, yaitu EMS (Express Mail Service) dan Pos Ekspor.
Guna menjamin kualitas layanan premium dari Pos Indonesia, lanjut dia, setiap pengiriman QiX akan mendapatkan "Money Back Guarantee" dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
"Sama seperti pengiriman pada umumnya, pelanggan harus menyertakan nomor telepon penerima dan pengirim, isi kiriman dan nilai barang itu sendiri," kata Hariadi.
Ia menambahkan dengan meluncurkan produk ini, Pos Indonesia ingin membantu para pebisnis di Indonesia untuk melalukan ekspor dimana hal ini akan berdampak pada peningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia itu sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos semifinal Asian Games 2026 dan membidik emas setelah menang atas pasangan Korea Selatan.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.