Ribuan Warga Padati Magelang Ethno Carnival 2026
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018)./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko mengajak seluruh warga DIY untuk selalu menaati protocol kesehatan. Ia meyakini disiplin terhadap protokol bisa menjadi vaksin untuk mencegah penyebaran virus corona.
Moeldoko mengatakan tiga hal yang harus dipatuh terkait protokol Kesehatan ini adalah mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.
“Tentang protokol kesehatan 3 M, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak itu sebagai jawaban, untuk sementara sebelum vaksin itu ada,” ungkapnya di sela-sela pertemuan dengan pemimpin media di Hotel Marriott Jogja, Sleman, Kamis (1/10/2020).
BACA JUGA : Moeldoko: Pemerintah Sulit Hadapi Covid-19
Ia menilai disiplin terhadap protokol bisa menjadi vaksi yang bisa mencegah terjadinya penyebaran virus corona. Oleh karena itu kedisiplinan itu harus dipedomani semua pihak.
“Untuk itulah ini sangat bagus dipedomani kita semua, disiplin harus adalah vaksin supaya berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan maka saya yakin kita semuanya akan terhindar [dari Covid-19],” katanya.
Mantan Panglima TNI ini juga menyatakan agar masyarakat tidak melupakan beragam kekayaan lokal untuk mencegah penyebaran virus. Menurutnya pendekatan sumber tradisional bisa menjadi Langkah pencegahan yang baik.
BACA JUGA : Moeldoko: Kalau Tak Ada Kalangan Nasionalis, Negara Bisa
“Jangan lupa bahwa kita juga punya kekayaan lokal yang luar biasa untuk mencegah. Untuk itu kalau kita yakin dengan apa yang kita miliki menggunakan pendekatan sumber tradisional sebagai upaya pencegahan. Itu sebuah Langkah yang sangat baik,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Kemenhub mengintensifkan rampcheck bus dan truk serta pengawasan ETLE HUB untuk menekan risiko kecelakaan selama Nataru 2026/2027.
Polda Metro Jaya memburu bandar ganja inisial K yang masuk DPO setelah menggagalkan peredaran 44,1 kg ganja asal Sumatera Utara.
DPRD Bantul mendorong target pembangunan 600 km jalan didukung BKK DIY dan anggaran pusat, bukan hanya mengandalkan APBD.
Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kg untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir 2026.
Sebanyak 46 dari 176 sekolah penerima bantuan revitalisasi di Gunungkidul belum mencairkan dana. Pemkab sudah melaporkan persoalan ini ke kementerian.