Bisnis Kopi Indonesia Berkembang, Pelaku F&B Hadapi Tantangan Baru
Coffee culture di Indonesia berkembang menjadi gaya hidup. Pelaku bisnis F&B menghadapi tren cepat dan tantangan bahan baku.
Politisi PDIP Gatot Tjahyono./Facebook Gatot-Suara.com
Harianjogja.com, BANDUNG - Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat Bidang Pemuda dan Olahraga Gatot Tjahyono meninggal dunia dalam kondisi positif terjangkit virus Corona penyebab Covid-19. Sebelumnya, almarhum sempat dinyatakan dua kali meninggal dunia oleh dokter yang menanganinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Setelah dua kali jantung dan denyut nadinya dinyatakan hidup kembali, keluarga pun harus mengikhlaskan kepergian Gatot.
Wakil Ketua DPD PDIP Bidang Organisasi, Abdy Yuhana mengatakan bahwa Gatot dinyatakan meninggal dunia di RSHS Bandung pada pukul 22.00 WIB. Almarhum meninggal setelah putrinya tiba di rumah sakit.
"Jadi barusan adiknya telepon saya. Setelah tadi dikabarkan denyut nadi dan jantungnya hidup lagi, setelah putrinya datang kemudian Mas Gatot meninggal," kata Abdy saat dihubungi Suara.com, Jumat (27/3/2020).
Abdy menuturkan, seluruh anggota keluarga kini sudah berkumpul di rumah sakit. Saat ditanya soal proses pemakaman, Abdy menuturkan bahwa makam Gatot sudah dipersiapkan sejak sore hari tadi ketika sempat dinyatakan meninggal dunia yang kedua kalinya.
Dikarenakan Gatot meninggal dunia sebagai pasien Covid-19 maka jenazah Gatot akan langsung dimakamkan pada hari yang sama oleh pihak rumah sakit di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Cicendo, Bandung.
"Iya makanya langsung dimakamkan oleh pihak RS [hari ini]," ucap Abdy.
Sebelumnya, Gatot Tjahjono sempat dinyatakan meninggal dunia setelah positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Namun tiga puluh menit setelah wafat, jantung dan denyut nadi Gatot kembali hidup.
Abdy mengatakan bahwa dokter yang menangani di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan Gatot telah meninggal dunia pada pukul 20.00 WIB. Pihak keluarga pun sudah menyampaikan kabar duka tersebut ke DPD PDIP Jawa Barat.
Akan tetapi setelah itu, keluarganya kembali mengabarkan kalau Gatot hidup kembali.
"Keluarganya menyampaikan ke kami kan bahwa mas Gatot meninggal. Nah, mukjizat Tuhan yah, beberapa menit kemudian sekitar 30 menit kemudian detak jantung sama nadinya hidup lagi," kata Abdy.
Abdy menuturkan, pihak keluarga pun sempat merasa aneh melihat kejadian tersebut. Apalagi ucapan bela sungkawa sudah banyak bertebaran di media sosial.
Lebih mengherankan lagi, kejadian itu bukanlah yang pertama kali terjadi. Beberapa hari yang lalu, Abdy menceritakan kalau Gatot juga sempat dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit dan dikabarkan oleh keluarganya.
"Pas sore itu, ngedrop mau diambil cuci darah kan, terus dinyatakan meninggal, lalu kemudian keluarganya [mengabarkan] meninggal, tiba-tiba 30 menit kemudian informasinya denyut nadi aktif lagi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Coffee culture di Indonesia berkembang menjadi gaya hidup. Pelaku bisnis F&B menghadapi tren cepat dan tantangan bahan baku.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 23 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku HOMEPOWER di Kotabaru membahas pentingnya membangun kedekatan keluarga, budaya literasi, dan peran rumah sebagai sumber kekua
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.