Ma'ruf Amin Minta Warga Tidak Demo Saat Putusan MK

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin memaparkan visi dan misi saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). - Antara/Wahyu Putro A
25 Juni 2019 08:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Mahkamah Konstitusi (MK) memajukan jadwal pembacaan putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), menjadi Kamis (27/6/2019).

Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin meminta semua pihak menerima apapun putusan MK tersebut. Ia berharap tidak ada lagi aksi massa menjelang dan saat putusan dibacakan MK nanti.

"Jangan ada lagi demo-demo yang sifatnya memprovokasi apalagi sampai menimbulkan ricuh," kata Kiai Ma'ruf di sela-sela acara Hala bi Hihalal PBNU, Jakarta, Senin (24/6/2019) malam.

Ia berpesan kepada semua pihak yang berbeda pilihan politik agar bersatu kembali.

"Sesudah ini kita bersatu lagi, tidak ada lagi friksi, tidak ada 01, tidak ada lagi 02," katanya.

Halalbihalal PBNU ini juga dihadiri Menaker Hanif Dhakiri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan Menristek Dikti M. Nasir.

Selain Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, juga hadir Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Dewan Pers M. Nuh dan mantan menteri luar negeri Alwi Shihab.

Sumber : Antara