PR Turut Peduli Odapus

Launching Buku PR Essentials yang berlangsung pada Selasa (23/4/2019). (Dari kiri) Pemred Harian Jogja Anton W Prihartono, Pemred Kedaulatan Rakyat Octo Lampito, General Manager Garuda Indonesia BO Yogyakarta Flora Izza, Ayu Helena Cornellia, GM Hyatt Nurcahyadhi, Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto. - Istimewa/Cornellia &CO
24 April 2019 21:22 WIB Budi Cahyana News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Agensi public relations dan marketing Cornelia & Co, mengajak masyarakat peduli terhadap Orang dengan Penyakit Lupus (Odapus). Agensi yang digawangi PR senior Jogja, Ayu Helena Cornellia, itu memutuskan menyumbangkan  sebagian dari hasil penjualan buku yang diluncurkan di Lafayette Boutique Hotel, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman, Selasa (23/4/2019).

“Acara PR Essentials ini adalah acara launching buku saya yang berjudul PR Essential. Ini adalah buku pertama tentang PR di Jogja yang saya tulis sendiri,” kata Ayu saat ditemui Harian Jogja di sela-sela acara.

Dia menambahkan acara tersebut merupakan aksi konkret Cornellia & Co terhadap Odapus. Sebanyak 25% dari hasil penjualan buku yang ia tulis tersebut akan disumbangkan kepada Odapus.

“Sedangkan harga buku PR Essentials ini adalah Rp100.000. Harga ini untuk yang tidak ikut preorder tapi kalau yang ikut preorder harganya hanya Rp80.000. Semoga dengan adanya buku ini, masyarakat Jogja bisa lebih memahami apa itu PR. Dan juga bisa turut membantu Odapus,” ucap dia.

Selain meluncurkan buku, PR Essentials juga mendatangkan General Manager Garuda Indonesia, Flora Izza. Dalam acara itu, Flora memaparkan seorang PR itu penting untuk menjenamakan sesuatu mulai dari produk, perusahaan hingga tempat wisata.

Untuk penjenamaan sesuatu, kata dia, memerlukan jalinan interaksi dan sosialisasi secara intens dengan siapapun, baik secara internal ataupun eksternal. “Pokoknya dengan siapapun, dan hubungan itu harus terjalin dengan baik,” kata Flora.

Menjadi seorang yang berkecimpung di dunia public relations, menurut dia, wajib menjaga dan menciptakan stigma baik tentang sesuatu. Selain itu menjadi seorang PR juga membutuhkan keahlian untuk mengeloah sesuatu tersebut menjadi menarik dan terlihat unik di depan siapa pun.

“Semisal public relations officer-nya suatu produk, ya dia harus membuat produk itu menjadi menarik agar para konsumen tertarik dan kita juga harus mengolah aset yang ada agar produk tersebut terlihat beda dengan yang lain,” kata dia.