Prabowo Klaim Menang & Bakal Jadi Presiden, KPU Minta Publik Tunggu Hasil Resmi

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto didamping tim BPN menyampaikan konfrensi pers terkait klaim kemenangannya di Jl. Kartanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019)/JIBI - Bisnis/Nurul Hidayat
17 April 2019 22:57 WIB Iim Fathimah Timorria News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Komisioner KPU Pramono Ubaid mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi hasil Pemilu 2019 setelah rekapitulasi nasional. 

"Kami berharap masyarakat mengikuti perkembangan tentang hasil-hasil pemilu ini dengan dewasa, dengan tenang. Yang saat ini beredar adalah hasil quick count," ungkap Pramono kepada wartawan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dirilis oleh lembaga survei terakreditasi sampai pukul 21.00 WIB, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin tercatat mengungguli pesaingnya, paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Hasil survei Indikator misalnya, Jokowi-Ma'ruf sejauh ini memperoleh 53,92 persen suara. Sementara Prabowo-Sandi mendapatkan 46,08 persen suara.

Hitung cepat yang dirilis Charta Politika pun memperlihatkan hasil yang kurang lebih sama. Dengan perolehan 54,43 persen suara, Jokowi mengungguli Prabowo yang mendapatkan 45,57 persen.

"Mereka adalah lembaga-lembaga yang sudah mendapat akreditasi dari KPU. Jadi hasilnya itu bisa dipertangtungjawabkan. Jika memang ada yang keliru, itu bisa dijatuhkan sanksi. Tapi terkait dengan hasilnya, supaya tidak menimbulkan kebingungan, masyarakat silakan menunggu hasil resmi yang dikeluarkan oleh KPU setelah rekapitulasi nasional selesai," sambung Pramono.

Hasil hitung cepat oleh lembaga ini nyatanya tak membuat kubu Prabowo-Sandiaga patah arang. Dalam pidato yang disampaikan Prabowo pada Rabu malam, ia mengklaim memenangi Pilpres 2019 dengan perolehan 62 persen.

"Saudara sekalian sebangsa dan setanah air. Saudara-saudara sekalian saya hanya ingin memberi update bahwa berdasarkan real count kita, kita sudah berada di posisi 62 persen," ujar Prabowo yang diikuti dengan aksi sujud syukur.

Prabowo mengatakan angka kemenangan tersebut dihitung berdasarkan real count internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) dan telah udah dikroscek oleh para pakar.

Hasil hitung resmi KPU sendiri akan direkapitulasi secara berjenjang mulai dari tingkat TPS sampai nasional. Tenggat pengumuman akhir sendiri dilakukan paling lambat 35 hari setelah pemungutan suara digelar.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia