Berawal Rebutan Surat Mandat Saksi, Coblosan di Madura Diwarnai Bentrok dan Penembakan

Ilustrasi penembakan - Ist/Antara
17 April 2019 15:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SURABAYA - Bentrokan terjadi di sekitar TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Sampang, Madura, Jatim, Rabu (17/4/2019). Akibatnya, seorang warga bernama Mansur tertembak pada tangan sebelah kiri.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Peristiwa itu diduga dipicu rebutan surat mandat saksi pileg Kabupaten Sampang dari caleg Hanura dapil IV atas nama Farfar warga Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang.

"Yang melakukan perampasan mandat saksi adalah kelompok Muara Cs dengan alamat Desa Banyuates. Dia berencana mengambil mandat saksi dari caleg itu se-kecamatan Banyuates," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Barung Mangera.

Menurut Barung, hal itu memicu aksi protes dan perlawanan dari pihak Farfar yang dipimpin oleh Kades Ketapang Daya atas nama Widjan. Sehingga terjadinya bentrok antara massa Kades Widjan yang membawa sajam, dengan massa dari kelompok Muara Cs (membawa sajam dan senpi).

Bentrok antara massa tersebut mengakibatkan jatuhnya korban atas nama Mansur dari pihak Kades Widjan. Sedangkan dari kelompok Muara Cs melarikan diri ke arah barat karena jumlah massa Kades Widjan semakin banyak berdatangan ke lokasi.

"Dari hasil penyelidikan pelaku melakukan penembakan beberapa kali ke arah massa kelompok Kades Widjan. Barang bukti berupa selongsong peluru enam buah dan empat proyektil peluru telah diamankan oleh Polres Sampang. Pelaku masih diburu," tandas Barung.

Sumber : Okezone.com