Lagi-Lagi, Slamet Maarif Mangkir dari Panggilan Polisi

Ketum Gerindra Prabowo Subianto bertemu Amien Rais dan Ketum PA 212 Slamet Maarif di Mekkah. - Suara/Foto Istimewa
18 Februari 2019 14:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG--Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif kembali mangkir dari panggilan polisi. Ia akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran pemilu.

Kepastian tersebut disampaikan kuasa hukum Slamet Ma'arif, Achmad Michdan di markas Polda Jawa Tengah di Semarang, Senin (18/2/2019). Achmad Michdan bersama beberapa pengacara Slamet Ma'arif datang ke polda untuk menyampaikan ketidakhadiran kliennya dalam pemeriksaan tersebut.

"Kami sudah sampaikan ke penyidik bahwa Ustaz Slamet Ma'arif tidak bisa hadir hari ini," ucapnya, Senin.

Menurut dia, Slamet Maarif tidak bisa memenuhi panggilan penyidik karena sakit. "Karena jadwal beliau padat tekanan darahnya naik dan mengalami flu berat," dalihnya.

Dalam kesempatan itu, kuada hukum Slamet Ma'arif juga meminta kepada penyidik untuk diberi kesempatan mengajukan ahli agar proses pemeriksaan transparan.

Ia menyebut ada empat ahli yang disiapkan, antara lain ahli pidana, bahasa dan pemilu. "Keterangan ahli ini yang menjelaskan apakah benar terjadi pelanggaran pidana pemilu atau kasusnya harus dihentikan," tambahnya.

Sebelumnya, Slamet Maarif ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran pemilu saat pelaksanaan Tablig Akbar PA 212 di Solo pada 13 Januari 2019. Ma'arif dijerat dengan UU No.7/2017 tentang pemilu. Ketua Umum PA 212 ini tidak memenuhi panggilan pertama penyidik Polresta Surakarta pada 12 Februari 2019.

Sumber : Antara