Tanpa BTP, PDIP Diklaim Sudah Unggul

Idham Samawi. - JIBI
12 Februari 2019 08:37 WIB Ujang Hasanudin News Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Kaderisasi dan Ideologi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), HM Idham Samawi menyatakan DPP belum memutuskan apakah akan melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dalam kampanye atau tidak.

Pihaknya masih mempertimbangkan mengingat posisi Ahok yang masih menimbulkan pro dan kontra, ada yang suka dan ada juga yang tidak suka terhadap sosok mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Tunggu pekan depan, hari Rabu DPP akan rapat membahas itu," kata Idham disela-sela kunjungan kerja dan peresmian LPJU di Jalan Srandakan, Bantul, Senin (11/2/2019).

Namun demikian, Idham menyatakan PDIP menerima BTP sebagai anggota bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas partai dan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun lebih pada visi misi dan ideologi partai.

Menurut dia siapapun warga Indonesia yang merasa memiliki visi misi yang sama, termasuk BTP yang ingin membangun bangsa melalui PDIP akan diterima dengan tangan terbuka, dengan syarat komitmen terhadap NKRI dan mengamalkan Panasila.

"PDIP nerima Ahok [BTP] bukan semata-mata untuk menaikan elektebilitas. Hari ini mohon maaf ya dengan segala hormat tanpa Pak Ahok [BTP] kami sudah diatas 26 persen. Semua survei ya. Mudah mudahan dengan pak Ahok [BTP] bergabung elektabilitas meningkat," ujar Idham Samawi.