Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Anggota parlemen Irlandia, Ruth Coppinger menunjukkan sepasang thong dalam sesi parlemen./BBC
Harianjogja.com, CORK- Aksi unik dilakukan warga Irlandia untuk memprotes pengadilan yang membebaskan terduga pelaku pemerkosaan.
Rangkaian protes digelar di Irlandia sepekan setelah pengadilan membebaskan seorang pria yang dituduh memerkosa seorang gadis berusia 17 tahun karena korban mengenakan celana dalam yang seksi atau yang dikenal dengan sebutan thong.
Para pegiat menganggap putusan tersebut sebagai kasus perkosaan di mana korban yang selalu disalahkan,terus menerus terjadi.
Persidangan kasus Cork pertama kali menarik perhatian publik pada 6 November ketika pelaku, seorang pria berusia 27 tahun dinyatakan tidak bersalah setelah memerkosa seorang gadis berusia 17 tahun.
Pengacara pelaku, Elizabeth O’Connell memicu protes warga dengan mengatakan kepada juri bahwa korban telah berpakaian secara tidak pantas.
"Anda harus melihat cara dia berpakaian. Dia mengenakan thong dengan renda depan," kata O’Connell. Sesaat kemudian, pengadilan memutuskan bahwa pelaku tidak bersalah.
Keputusan itu memunculkan protes dan gerakan sosial di Twitter di mana warganet memasang foto celana dalam mereka dengan tagar #ThisIsNotConsent, ini bukanlah tanda persetujuan.
Gerakan itu juga dilakukan oleh anggota parlemen Ruth Coppinger yang mengeluarkan celana dalam berenda di depan Dail (parlemen Irlandia) dari lengan bajunya.
"Mungkin tampak memalukan untuk menunjukkan sepasang thong di sini ... bagaimana menurut Anda yang dirasakan seorang korban perkosaan atau seorang wanita saat setelan celana dalamnya yang tidak pantas ditampilkan di pengadilan?" ujar Coppinger sebagaimana dilansir BBC, Kamis (15/11/2018).
Coppinger juga mengecam bukti yang dihasilkan oleh pengacara O’Connell menyebutnya upaya untuk menekankan apa yang dia sebut "penyalahan korban" dalam penuntutan kasus perkosaan.
Di Cork, di mana persidangan berlangsung, sekira 200 orang telah berbaris ke gedung pengadilan untuk menyebarkan celana mereka di tangga gedung sebagai bagian dari protes #ThisIsNotConsent.
Sementara itu, di Ibu Kota Dublin barisan jemuran celana dalam digantung di tiang-tiang lampu di bawah monumen Spire of Dublin.
Thongs are being hung up outside the Spire in Dublin as part of the protest calling for an overhaul in the way rape trials are conducted #rape #consent #rosa pic.twitter.com/zGfl7HFNrW
— Stephanie Rohan (@StephGrogan3) November 14, 2018
Protes juga digelar di lokasi-lokasi lainnya seperti di Kota Limerick, sebelah barat Irlandia dan di Waterford di tenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal MotoGP Jepang 2026, Bagnaia harus melalui Q1. Cek jam FP2, Q1, Q2, Sprint, dan balapan utama di Motegi.
Ferran Torres meninggalkan Timnas Spanyol karena cedera pergelangan kaki. Carlos Espi dipanggil untuk laga Nations League.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.