Pajar Ariyana ke Final Asian Games 2026, Hadapi Kanoa Igarashi
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Ahmed Muhammad Omar Al-Madani/Ist-Unair
Harianjogja.com, SURABAYA-Mahasiswa asal Gaza, Palestina Ahmed Muhammad Omar Al-Madani meraih gelar doktor bidang sosial dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya setelah menjalani ujian doktor terbuka di kampus setempat, Senin (16/7/2018).
Ditemui di Surabaya, Selasa, pria yang akrab disapa Ahmed mengatakan dirinya lulus dari program S-33 Ilmu Sosial FISIP Unair setelah desartasinya berjudul "Hamas and Iran : A Strategy Alliance Bettwen A State and A Non State Actor" diluluskan penguji dengan predikat sangat memuaskan menjadi doktor ke-214.
Dia menjelaskan, dalam disertasinya menjabarkan tujuan dari hubungan antara Hamas yang menjadi salah satu faksi di Palestina dan Iran, serta dampak yang ditimbulkan terhadap negara Palestina atas konflik yang terjadi.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iran membina hubungan dengan Hamas atas dasar agama kepada masyarakat Sunni. Iran dan Hamas juga membatasi hubungan sebatas ranah politik saja," ujarnya.
Ahmed menjadi mahasiswa Unair sejak November 2013. Ia menempuh studi dengan mendapatkan Beasiswa Unggulan untuk mahasiswa asing yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dia menyatakan, perjalanan untuk melanjutkan studi di Indonesia sangat tidak mudah. Kesulitan ia alami salah satunya proses untuk keluar dari negaranya yang sampai saat ini masih terjadi konflik.
"Saya seharusnya tiba di Indonesia dan melangsungkan kegiatan perkuliahan pada September 2013. Namun, keadaan yang ada di Palestina membuat harus tertahan hingga November 2013," ujar Ahmed.
Untuk keluar dari Gaza, Ahmed harus melewati Rafah Border. Rafah Border merupakan pembatas antara Gaza, Palestina dan Mesir yang selalu tertutup dan hanya orang orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
Setiap hari, lanjut Ahmed, dia harus ke Rafah Border untuk melakukan negoisasi agar bisa keluar dan terbang ke Indonesia. Tepat pada November 2013 setelah negoisasi yang sulit akhirnya Ahmed berhasil melewati Rafah Border dan terbang ke Indonesia.
"Hanya ada dua pilihan, saya tetap tinggal di Gaza dengan situasi yang seperti ini atau keluar dan membuat hidupku lebih Baik," kata dia saat menceritakan kisah perjuangan melewati konflik di negaranya.
Dia menyatakan, konflik Gaza bukan hal mudah bagi dirinya. Namun dengan perjuangan dan doa di tengah suara meriam, dia mendapatkan gelar doktor di bidang ilmu sosial dan berharap gelarnya bisa bermanfaat untuk perjuangan masyarakat Gaza atau Palestina pada umumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Perbaikan Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Bantul mencapai 43,309 persen, melampaui target dan ditargetkan selesai 28 Desember 2026.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.