Kabut Asap Tunda 12 Penerbangan di Bandara Pekanbaru
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
Bom meledak di Mapolrestabes Surabaya (Istimewa)
Harianjogja.com, JAKARTA --Keterlibatan perempuan dalam bom bunuh diri di Surabaya menimbulkan keprihatinan. Terlebih, mereka juga melibatkan anak-anak.
Ketua Umum Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) Musdah Mulia menyebutkan masih ada 120 perempuan di Indonesia yang menyatakan siap menjadi pengantin bom bunuh diri.
Data tersebut diperoleh selama Musdah mengerjakan tesis tentang keterlibatan perempuan dalam gerakan terorisme di Indonesia.
Musdah menjelaskan, 120 perempuan tersebut tersebar di berbagai jaringan penganut paham fundamentalis yang mengizinkan aksi teror. Ratusan perempuan itu juga mengenal satu sama lain.
"Dalam semua jaringan. Mereka terpecah-pecah dalam semua jaringan dan mereka itu sangat solid antar satu sama lain. Saling kenal," jelas Musdah seusai menghadiri deklrasi Gerakan Warga Lawan Terorisme di Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018), sebagaimana dikutip Suara.com.
Musdah memaparkan model terorisme dengan melibatkan perempuan serta anak-anak, bukanlah hal baru di Indonesia dan internasional.
Ia mencontohkan kasus rencana peledakan bom panci oleh Dian Yuli pada Desember 2016 lalu.
"Jadi di dunia internasional memang ISIS itu sejak 4-5 tahun yang lalu itu sudah mengubah straregi mereka, dan menggunakan perempuan dan anak-anak sebagai pelaku. Itu akhir 2016 ketika terjadi bom panci Dian Yuli itu," paparnya.
Untuk diketahui, keterlibatan perempuan dalam aksi teroristik termutakhir adalah pengeboman tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).
Puji Kuswati, mengajak dua anak perempuannya untuk mengebom Gereja Kristen Indonesia. Sementara pada kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018), ada perempuan yang juga menjadi pelaku.
Data tersebut diperoleh selama Musdah mengerjakan tesis tentang keterlibatan perempuan dalam gerakan terorisme di Indonesia.
Musdah menjelaskan, 120 perempuan tersebut tersebar di berbagai jaringan penganut paham fundamentalis yang mengizinkan aksi teror. Ratusan perempuan itu juga mengenal satu sama lain.
"Dalam semua jaringan. Mereka terpecah-pecah dalam semua jaringan dan mereka itu sangat solid antar satu sama lain. Saling kenal," jelas Musdah seusai menghadiri deklrasi Gerakan Warga Lawan Terorisme di Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
Apple memasukkan MacBook 12 inci 2017, iPad generasi keenam, dan BeatsX ke daftar obsolete. Simak dampaknya bagi pengguna dan layanan servis.
Java United unggul 1-0 atas Bali United pada babak pertama pekan kelima Super League 2026/2027. Gol Riyan Ardiansyah tercipta menit ke-14.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Isenmulang Kalteng FC pada babak pertama. Gol Modou Manneh tercipta pada menit ke-21.
PSS Sleman menyiapkan diri menghadapi Persebaya di GBT setelah menang 3-0 atas PSM. Kondisi cedera Moussa Bagayoko masih dipantau.
KPK menduga dana pengadaan BNPB yang bersumber dari DSP mengalir ke perusahaan terafiliasi Bima Setiawan dan digunakan membeli saham senilai Rp30,98 miliar.